FORHAPS Course 2026 FIKES UPNVJ Perkuat Kompetensi Mahasiswa dalam Administrasi Kebijakan Kesehatan dan Profesionalisme Kerja
- June 8, 2026
- Admin
- 0
Forum of Health Administration and Policy Student (FORHAPS) Fakultas Ilmu Kesehatan UPN “Veteran” Jakarta sukses menyelenggarakan FORHAPS Course 2026 pada Sabtu (30/5/2026) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan yang berlangsung pukul 12.30–14.30 WIB ini mengusung tema “Transformasi Sistem Kesehatan melalui Administrasi Kebijakan Kesehatan: Membangun Kompetensi Mahasiswa untuk Inovasi, Kepemimpinan, dan Profesionalisme di Dunia Kerja” dengan topik “Collaboration and Innovation in Health: The Role of Health Policy Administration and Professionalism in the Workplace”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya profesionalisme, etika kerja, serta peran administrasi kebijakan kesehatan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
FORHAPS Course 2026 menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai tantangan dan peluang dalam dunia kerja sektor kesehatan. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman tentang bagaimana kolaborasi, inovasi, dan kepemimpinan dapat menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi sistem kesehatan yang semakin kompleks dan dinamis.

Rangkaian kegiatan dipandu oleh Master of Ceremony (MC), A’idah Husniyah, mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana angkatan 2023. Acara diawali dengan pembukaan, doa bersama, dan sesi dokumentasi sebagai bentuk kebersamaan seluruh peserta dan panitia.
Memasuki sesi utama, moderator Lomiyanti Elserina Sinaga memperkenalkan narasumber sekaligus membacakan riwayat singkat pembicara. Materi kemudian disampaikan oleh drg. Afrizayanti, M.M., CGP., CGRCP., CGC., CHRP., CTMP. Dalam paparannya, narasumber menjelaskan pentingnya administrasi kebijakan kesehatan sebagai salah satu instrumen strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Selain itu, profesionalisme dan etika kerja juga menjadi aspek yang harus dimiliki oleh calon tenaga kesehatan untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.
Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali lebih dalam berbagai isu terkait implementasi kebijakan kesehatan, penguatan kolaborasi lintas profesi, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk menjadi tenaga profesional di bidang kesehatan.
Untuk memperdalam pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan, panitia menyelenggarakan sesi Focus Group Discussion (FGD). Dalam sesi ini, peserta dibagi ke dalam lima kelompok kecil untuk mendiskusikan studi kasus yang telah disiapkan. Melalui diskusi kelompok, peserta diajak untuk menganalisis permasalahan, merumuskan solusi, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kerja sama tim dalam konteks administrasi kebijakan kesehatan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi ice breaking yang dipandu oleh penanggung jawab kegiatan. Suasana yang interaktif dan menyenangkan memberikan kesempatan bagi peserta untuk membangun kedekatan sekaligus menjaga semangat selama mengikuti rangkaian acara. Sebagai bentuk apresiasi, panitia mengumumkan pemenang sesi ice breaking serta peserta dengan pertanyaan terbaik selama kegiatan berlangsung.
Sebelum acara berakhir, seluruh peserta mengikuti post-test dan mengisi formulir evaluasi guna mengukur pemahaman serta memperoleh masukan untuk penyelenggaraan kegiatan serupa pada masa mendatang. Acara kemudian ditutup secara resmi oleh MC setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.
Melalui FORHAPS Course 2026, FORHAPS FIKES UPN “Veteran” Jakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang administrasi kebijakan kesehatan. Kegiatan ini sejalan dengan upaya UPN “Veteran” Jakarta dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, berintegritas, serta mampu berkontribusi dalam transformasi sistem kesehatan nasional melalui inovasi, kepemimpinan, dan profesionalisme yang berkelanjutan.0
