Share Good Things

FIKES UPNVJ– Forum of Health Administration and Policy Student (FORHAPS) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan FORHAPS Sharing 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada Minggu (31/5). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.46 WIB ini mengangkat tema “Transformasi Sistem Kesehatan melalui Administrasi Kebijakan Kesehatan: Membangun Kompetensi Mahasiswa untuk Inovasi, Kepemimpinan, dan Profesionalisme di Dunia Kerja” dengan fokus pembahasan mengenai peluang karier dan peran lulusan Administrasi Kebijakan Kesehatan (AKK) dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat serta memperluas wawasan mahasiswa terhadap peminatan Administrasi Kebijakan Kesehatan sebagai salah satu bidang strategis dalam pengembangan sektor kesehatan.

Acara dipandu oleh A’idah Husniyah, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana angkatan 2023. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pengisian pre-test, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, doa, pembacaan tata tertib, serta sesi foto bersama. Suasana kebangsaan dan semangat bela negara turut dihadirkan melalui pemutaran Lagu Indonesia Raya, Mars Bela Negara, dan Mars Kesehatan Masyarakat.

Ketua Pelaksana FORHAPS Sharing 2026, Nadia Putri Untiami, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh gambaran nyata mengenai prospek karier lulusan Administrasi Kebijakan Kesehatan sekaligus memahami kontribusi strategis bidang tersebut dalam sistem kesehatan Indonesia.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua FORHAPS UPNVJ, Alvamuna Khairani Sudarmadji, yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas mahasiswa melalui forum diskusi ilmiah dan berbagi pengalaman dari para praktisi maupun akademisi. Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (HMKM) UPNVJ, Faiz Jauhari, serta Koordinator Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana, Dr. Suparni, S.T., M.K.K.K.

Memasuki sesi inti, moderator Inara Perdana Kurnia memandu jalannya diskusi dengan terlebih dahulu memperkenalkan profil para narasumber. Materi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Acim Heri Iswanto, S.K.M., MARS yang mengulas peran strategis Administrasi Kebijakan Kesehatan dalam menghadapi berbagai tantangan transformasi sistem kesehatan. Dalam paparannya, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kompetensi manajerial, kemampuan analisis kebijakan, serta kepemimpinan dalam mendukung tata kelola kesehatan yang efektif dan berkelanjutan.

Sesi berikutnya menghadirkan Theresia Miranda Widyastuty, S.K.M. sebagai narasumber kedua. Melalui pengalaman profesional yang dibagikan, peserta mendapatkan gambaran mengenai berbagai peluang karier yang dapat ditempuh oleh lulusan Administrasi Kebijakan Kesehatan, baik di instansi pemerintah, rumah sakit, lembaga swadaya masyarakat, perusahaan, maupun organisasi kesehatan lainnya. Diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menggali lebih dalam mengenai tantangan dan kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

Di sela kegiatan, panitia juga menyelenggarakan sesi ice breaking untuk menjaga antusiasme peserta sebelum memasuki pemaparan materi kedua. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta yang mengikuti kegiatan hingga akhir.

Melalui FORHAPS Sharing 2026, mahasiswa diharapkan semakin memahami peran penting Administrasi Kebijakan Kesehatan dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional serta mampu mempersiapkan diri menjadi lulusan yang inovatif, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Ilmu Kesehatan UPN “Veteran” Jakarta dalam menghasilkan sumber daya manusia kesehatan yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi pembangunan kesehatan Indonesia.

Sebagaimana visi UPNVJ dalam mencetak lulusan yang profesional dan berkarakter bela negara, forum ini menjadi sarana penguatan kompetensi mahasiswa agar mampu berperan aktif dalam perencanaan, pengelolaan, dan pengembangan kebijakan kesehatan yang berdampak bagi masyarakat luas. Dukungan terhadap kegiatan akademik dan kemahasiswaan semacam ini juga menjadi bagian dari upaya universitas dalam meningkatkan kualitas lulusan yang siap menghadapi tantangan transformasi sektor kesehatan di masa depan.

Chat with Us!