• Pilih Bahasa :
  • indonesian
  • english

MATOGASI” Manajemen Tanaman Obat Keluarga Hipertensi sebagai pengontrol Kesehatan masyarakat wilayah Kelurahan Baros, Kabupaten Serang, Banten.

  • Terakhir diperbaharui : Jumat, 14 Agustus 2020
  • Penulis : Devi Puspita Sari, S.Komp
  • Hits : 911

FIKES UPNVJ - Pada Hari Rabu tanggal 12 Agustus 2020 Tim Dosen Keperawatan Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas telah melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat tentang “MATOGASI yang diinformasikan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ada 20 jenis tanaman, seledri, belimbing wuluh, belimbing manis, sirsak, timun hijau, jahe, kunyit, bunga rosella, dan lain sebagainya. Tanaman pengontrol tekanan darah ini tergolong mudah untuk dibudidayakan di pekarangan rumah.” tambah Diah Tika kepada Radar Banten, kemarin.

WhatsApp_Image_2020-08-14_at_14.41.17.jpeg

Kegiatan ini dilakukan di Kampung Sumur Petay diikuti 34 peserta yang merupakan para kader kesehatan dan masyarakat di wilayah Desa Baros. Tim pelaksana kegiatan adalah dosen keperawatan UPN Veteran Jakarta yang terdiri dari Ns. Fiora Ladesvita, M.Kep.,Sp.Kep.MB, Ns. Diah Tika Anggraeni,S.Kep.,M.Kep, dan Ns. Lima Florensia, M.Kes.

WhatsApp_Image_2020-08-14_at_14.42.30.jpeg

Pemberian materi yang disampaikan oleh tim pengmas yaitu mengupas tuntas penyakit Hipertensi, Tips agar tetap sehat, tekanan darah terkontrol dan pemanfaatan tanaman obat keluarga untuk mencegah hipertensi di masyarakat. Selain pemberian materi, kegiatan juga dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah dan penanaman tanaman obat keluarga oleh perwakilan kader masyarakat dan tim pengmas. Para kader dan masyarakat juga bisa mengakses materi secara online melalui video edukasi yang diberikan.

WhatsApp_Image_2020-08-14_at_14.41.56.jpeg

Informasi