Share Good Things

Depok, 10 Agustus 2026. Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), UPN “Veteran” Jakarta menyelenggarakan Pembekalan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana pada Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum melaksanakan kegiatan PBL 1 dan PBL 2 di lapangan. Jumlah mahasiswa yang pada kegiatan tersebut berjumlah 148 orang

Pembekalan dilaksanakan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa mengenai pelaksanaan PBL, mulai dari tata laksana kegiatan, lokasi pelaksanaan, metode pengumpulan data, penyamaan persepsi instrumen, penyusunan intervensi, pengembangan media, hingga analisis dan evaluasi data serta mekanisme penyusunan laporan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan pada pukul 08.00 WIB yang dipandu oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan materi “Gambaran Pelaksanaan dan Tata Laksana PBL dan Skripsi” yang disampaikan oleh Koordinator Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat yaitu Dr. Suparni, M.K.K.K. Materi ini memberikan gambaran awal kepada mahasiswa mengenai keterkaitan pelaksanaan kegiatan lapangan dengan proses akademik dan penyusunan tugas akhir.

Selanjutnya, menyampaikan materi mengenai Gambaran Lokasi PBL 1 dan PBL 2.  oleh Dr. Januar Ariyanto, S.K.M., M.Kes. Penyampaian informasi mengenai lokasi menjadi bagian penting agar mahasiswa memiliki kesiapan awal terhadap karakteristik dan kondisi lapangan yang akan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan.

Pembekalan kemudian dilanjutkan dengan materi teknis yang berkaitan langsung dengan tahapan pelaksanaan PBL oleh Dr. Fajaria Nurcandra, SKM, M.Epid. yang memberikan materi mengenai Metode Pengambilan Data Survei (Sampling). Mahasiswa dibekali pemahaman mengenai prinsip dan metode pengambilan data sehingga proses identifikasi permasalahan kesehatan di lapangan dapat dilakukan secara sistematis.

Materi berikutnya, Penyamaan Persepsi Kuesioner, yang disampaikan oleh Ika Maulida Nurrahma, S.K.M., M.Kes. Penyamaan persepsi ini diarahkan untuk memastikan mahasiswa memiliki pemahaman yang seragam dalam menggunakan instrumen pengumpulan data, sehingga data yang diperoleh dari lapangan dapat lebih konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada sesi selanjutnya, Anita Maria Magdalena Silaban, S.K.M., M.K.K.K. menyampaikan materi tentang Metode Intervensi. Materi ini menjadi dasar bagi mahasiswa dalam memahami bagaimana merancang intervensi yang sesuai berdasarkan permasalahan kesehatan yang ditemukan melalui proses pengumpulan dan analisis data.

Aspek pengembangan dan pelaksanaan intervensi diperkuat melalui materi Pengembangan Media Intervensi dan Pelaksanaan Intervensi yang disampaikan oleh Jendrawan Pati Sujendra, S.K.M., M.P.H. Mahasiswa diarahkan untuk memahami pentingnya pemilihan media dan strategi komunikasi yang sesuai dengan karakteristik sasaran di lapangan.

Sementara itu, materi Analisis dan Evaluasi Data disampaikan oleh Della Dwi Ayu, S.K.M., M.K.M. Materi ini membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai bagaimana data yang telah diperoleh selama kegiatan lapangan diolah, dianalisis, dan dievaluasi untuk mengetahui gambaran permasalahan maupun perubahan yang terjadi setelah intervensi.

Sesi pembekalan ditutup dengan materi Mekanisme Penyusunan Laporan Kelompok dan Laporan Individu (Keluarga Binaan) yang disampaikan oleh Dr. Ns. Dyah Utari, S.Kep., M.K.K.K. Materi tersebut memberikan arahan kepada mahasiswa mengenai sistematika dan mekanisme penyusunan laporan sebagai bentuk dokumentasi serta pertanggungjawaban akademik atas pelaksanaan PBL.

Setelah seluruh rangkaian materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ISHOMA pada pukul 12.00–12.45 WIB, kemudian mahasiswa mengikuti sesi koordinasi dengan dosen pembimbing PBL 1 dan PBL 2 pada pukul 12.45–13.30 WIB. Sesi ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melakukan koordinasi lebih lanjut dengan dosen pembimbing terkait pembagian tugas, teknis pelaksanaan, serta kesiapan kegiatan di lapangan.

Melalui pembekalan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami aspek teknis pelaksanaan PBL, tetapi juga mampu mengintegrasikan kemampuan pengumpulan dan analisis data, identifikasi masalah kesehatan, perencanaan intervensi, pengembangan media, evaluasi, serta penyusunan laporan secara sistematis.

Kegiatan PBL merupakan salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan kesehatan masyarakat secara langsung di tengah masyarakat. Dengan pembekalan yang terstruktur, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan PBL 1 dan PBL 2 secara profesional, bertanggung jawab, serta berorientasi pada pemecahan masalah kesehatan berbasis data dan kebutuhan masyarakat.

Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana FIKES UPN “Veteran” Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan proses pembelajaran yang mengintegrasikan kompetensi akademik dengan pengalaman nyata di lapangan, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang semakin kuat sebagai calon tenaga profesional di bidang kesehatan masyarakat.

Chat with Us!