• Pilih Bahasa :
  • indonesian
  • english

Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan dalam Pembuatan Hand Sanitizer secara Mandiri sebagai Bentuk Pencegahan Covid-19 di Limo Depok

  • Terakhir diperbaharui : Kamis, 09 September 2021
  • Penulis : Devi Puspita Sari, S.Komp
  • Hits : 245

FIKES UPNVJ - Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Pembuatan hand sanitizer dalam upaya pencegahan covid-19” dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu observasi, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu DaWis V anggota PKK RT 02 RW 02 Kelurahan Krukut.

Putri1.jpg
Tahap selanjutnya adalah pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan seharusnya dilakukan dengan cara demo atau mengundang ibu-ibu Dawis V untuk praktek membuat HS ini. Namun himbauan pemerintah terkait pembatasan kegiatan masyarakat maka pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui distribusi leaflet/brosur melalui grup di media sosial whatsaap. Di grup ini antara tim dan ibu-ibu dawis bisa saling berdiskusi mengenai cara pembuatan HS. Selain sharing leaflet di grup, tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat juga membuat produk HS untuk dibagikan ke seluruh anggota ibu-ibu dawis V. Selain produk HS, masker juga dibagikan. Kemasan produk HS dan masker yang akan dibagikan. Salah satu anggota yang telah memperoleh paket tersebut.

Putris.jpg
Pada tahap observasi, tim pengabdian melihat pentingnya hand sanitizer bagi khalayak sasaran karena adanya wabah pandemi virus corona yang sedang melanda di Indonesia. Agar terhindar dari covid-19, salah satu upaya pencegahannya adalah dengan mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun. Namun, Ketika bepergian maka perlu adanya pengganti sabun cuci tangan yaitu hand sanitizer. Di pasaran, produk hand sanitizer harganya sudah melambung tinggi bahkan untuk merek merek tertentu yang sering kita gunakan seperti detol dan antis sudah tidak bisa di temukan lagi di seputaran Kelurahan Krukut. Oleh karena itu, ibu-ibu perlu diberikan pengetahuan bagaimana membuat hand sanitizer yang mudah dan murah. Tim Pengabdian Masyarakat yang terdiri dari Putri Permatasari, Agustina, SKM, M.Kes, Dwi Mutia Wenny, SKM, MPHSKM, MKM

Informasi