• Pilih Bahasa :
  • indonesian
  • english

Motivasi Mendapatkan Juara 3 Lomba Cerdas Cermat K3

  • Terakhir diperbaharui : Rabu, 30 Desember 2020
  • Penulis : Devi Puspita Sari, S.Komp
  • Hits : 1189

FIKES UPNVJ - Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana Smart Rusdanarto, Selama menjadi mahasiwa dalam menjalani perkuliahan saya merasa lancar dan tidak merasakan ada hambatan akan tetapi berbeda dengan perjalanan saya mengikuti perlombaan banyak sekali saya mengalami hambatan dan cobaan. Jika ditelusuri dari awal mulai sejak SMP, SMA hingga Kuliah saya sering sekali mengikuti perlombaan akan tetapi jarang yang saya dapat masuk ketahap final dan memenangkan perlombaan tetapi itu semua tidak membuat saya bosan apalagi patah semangat untuk ikut lomba. Pada saat masa kuliah semester 1-4 saya sering mengikuti kegiatan lomba LKTI akan tetapi hasilnya masih kurang memuaskan tapi saya tidak berkecil hati sekalipun saya lebih sering mendapatkan kegagalan hingga akhirnya saya diajak oleh kawan saya untuk mengikuti lomba cerdas cermat. Lomba Cerdas Cermat ini diadakan oleh Balai K3 Jakarta dalam rangka memperingati hari K3 pada awalnya saya tidak tertarik karena saya pikir waktu persiapan lomba yang tinggal 2 hari bagaimana cukup untuk berlatih akan tetapi setelah saya pertimbangkan tidak ada ruginya mengikuti perlombaan tersebut apalagi lombanya gratis tanpa biaya dan semua urusan registrai di urus oleh Himpunan. Setelah saya mendapat tim untuk lomba cerdas cermat dengan modal latihan sehari saya dan tim nekat ikut lomba dan pada saat mengikuti lomba di Balai K3 Jakarta saya merasa takut karena ternyata pesertanya mahasiswa dari berbagai daerah dan ada juga tim yang sudah mahasiswa S2 tapi saya mencoba untuk tetap tenang dan berusaha apapun hasil yang didapat dan ternyata alhamdulillah keberanian dan perjuangan saya dan tim membuahkan hasil menjadi juara 3 dalam lomba tersebut. Jadi kawan semua pesan yang ingin saya sampaikan adalah jangan pernah nyerah sekalipun hasilnya adalah kegagalan, anggap saja kegagalan itu makanan yang bisa menjadi bahan energi kawan-kawan untuk bergerak mencapai kemenangan.

K3.jpg

Salsa Farah Diba. Teman-teman di kampus biasa memanggil saya Diba. Saya adalah mahasiswi kesehatan masyarakat peminatan K3L angkatan 2017. Kali ini saya diminta untuk menceritakan kisah sukses atau success story yang alhamdulillah dan insyaAllah bisa saya bagikan kepada teman-teman. Success story yang bisa saya bagikan salah satunya adalah mengenai perlombaan cerdas cermat K3 yang saya ikuti bersama beberapa kawan saya. Lomba ini diselenggarakan oleh kemenaker RI Balai K3 Jakarta dalam rangka bulan K3 Nasional Tahun 2020. Pada awalnya, saya memang tertarik untuk mengikuti berbagai macam perlombaan. Oleh karena itu, saya berusaha mencari informasi mengenai perlombaan dan berpesan pada kawan-kawan saya untuk berkenan mengajak saya ikut bila ada perlombaan.

Motivasi saya mengikuti perlombaan ini adalah untuk mencari pengalaman baru dan mencoba keluar dari zona nyaman. Hal yang mendorong saya untuk bisa menjadi mahasiswi yang berprestasi dan bisa membanggakan kampus tentunya adalah kedua orang tua, keluarga, dan teman-teman serta orang-orang sukses di luar sana yang selalu mengispirasi untuk terus maju. Kesuksesan dalam lomba cerdas cermat K3 ini tidak terlepas dari bantuan dan kerjasama kawan-kawan saya. Saya mendapat ajakan dan saran untuk mengikuti lomba cerdas cermat K3 dari kawan saya yang sudah lebih berpengalaman dalam perlombaan. Tanpa berpikir lama, tawaran tersebut saya terima karena pada saat itu saya berpikir kesempatan tidak bisa datang dua kali. Saya tertarik untuk mengikuti lomba ini karena ingin merasakan bagaimana suasana dan situasi ketika mengikuti lomba mahasiswa nasional, ingin mengukur kemampuan yang dimiliki, dan pastinya ingin membanggakan keluarga dan kampus tercinta. Tentunya pengalaman ini amat berkesan dan bisa menjadi pelajaran bagi saya. Finally, kita jangan pernah takut untuk mencoba berbagai hal baru. Jangan pernah malu atau minder untuk bertanya dan bergabung dengan teman-teman yang berprestasi. Kesuksesan itu ada di tangan masing-masing. Mau sukses gak mesti nunggu teman, jalan sendiri oke, bisa ajak teman ikut berprestasi oke banget. Kita juga jangan pernah lupain ibadah karena sekeras apapun kita berusaha jika tak diiringi berdoa dan bertawakal rasanya takkan bermakna. Kita – manusia bisa berencana, tapi Allah sang Maha Kuasa lah yang berkehendak. Satu lagi, jangan lupa bersyukur dan ikhlas ya.

Alya Azzahra Utomo, mahasiswa semester 5 Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana, UPNVJ. Hari ini aku mau membagikan sedikit cerita mengenai pengalaman mengikuti lomba di Balai K3, Kementerian Ketenagakerjaan RI pada 11 Februari 2020. Lomba Cerdas Cermat K3 ini diadakan untuk memperingati bulan K3 Nasional. Lomba ini adalah lomba pertama yang aku ikuti di bangku kuliah. Hal yang memotivasiku untuk mengikuti lomba ini adalah ingin mengharumkan nama Program Studi dan Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (HMKM). Dalam perlombaan ini, aku tidak sendiri. Melainkan bersama  Kak Fitri, Kak Diba, dan Bang Smart. Walaupun hanya menjadi peserta cadangan, aku sangat senang karena mendapat pengalaman baru dan dapat mengetahui bagaimana proses dalam mengikuti perlombaan.

Sebelum hari H perlombaan, kami berlatih terlebih dahulu dengan Ibu Fandita Tonyka Maharani, SKM., M.KKK., M.Sc. Beliau membimbing kami dengan sangat baik dan memberikan tips-tips dalam perlombaan . Berkat bimbingan beliau, kami berhasil memenangkan perlombaan ini dan meraih Juara Ketiga. Perlombaan ini bukanlah yang terakhir melainkan awal bagiku untuk terus bersemangat dalam meraih prestasi. Bagi teman-teman, jangan takut ya untuk mengikuti lomba. Kemenangan hanyalah bonus, yang terpenting adalah bagaimana prosesnya dan usaha yang kita lakukan sebab tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha. Semangat!

Informasi