UPN Veteran Jakarta Dorong Pencegahan Stunting Sejak Remaja melalui Edukasi Gizi dan Zat Besi di Wilayah Pangkalan Jati
- June 23, 2026
- Admin
- 0
FIKES UPNVJ – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) skema UPNVJ Community Territory (UCT). Tahun ini, tim dosen lintas disiplin menginisiasi program bertajuk “Pencegahan Dini Stunting melalui Edukasi Pentingnya Kecukupan Gizi dan Zat Besi pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Wilayah Pangkalan Jati.”
Program ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya tantangan stunting di Indonesia yang memerlukan pendekatan pencegahan sejak dini. Salah satu strategi yang dinilai efektif adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja putri sebagai calon ibu di masa depan mengenai pentingnya gizi seimbang dan kecukupan zat besi. Kondisi anemia pada remaja putri diketahui memiliki kaitan erat dengan risiko melahirkan anak stunting apabila tidak ditangani secara tepat.

Ketua tim pengabdian, Dr. Lusyta Puri Ardhiyanti, S.ST., M.Kes, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi edukasi, tetapi juga mengintegrasikan kegiatan skrining kesehatan dan pemberdayaan lingkungan sekolah. “Pencegahan stunting harus dimulai dari hulu, yaitu mempersiapkan kesehatan remaja putri sebagai generasi penerus. Melalui edukasi dan deteksi dini anemia, diharapkan mereka memiliki pemahaman dan perilaku hidup sehat yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan yang dilaksanakan meliputi edukasi interaktif mengenai gizi seimbang dan pentingnya zat besi, pemeriksaan status gizi, sosialisasi konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta kampanye pola makan sehat berbasis pangan bergizi. Selain itu, program juga melibatkan guru sebagai mitra strategis dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung perilaku hidup sehat. Rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 15 dan 17 Juni 2026, dengan melibatkan siswi MTs. Salafiyah Syafi’iyyah sebagai peserta utama

Program pengabdian masyarakat ini merupakan kolaborasi multidisiplin yang melibatkan dosen dan tenaga kependidikan dari berbagai bidang keilmuan di Fakultas Ilmu Kesehatan UPN Veteran Jakarta. Tim pelaksana terdiri atas Dr. Lusyta Puri Ardhiyanti, S.ST., M.Kes; Dra. Marina Ery Setiyawati, M.M.; Ns. Susiana Jansen, M.Kep., Sp.Kep.An; Nanang Nasrulloh, S.TP., M.Si.; Mona Oktarina, S.Ft., Ftr., M.Biomed.; Apt. Fransiskus dan Samuel Renaldi, M.Farm., M.B.A. Program ini juga didukung oleh keterlibatan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan UPN Veteran “Jakarta” sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian berkolaborasi dengan Kelurahan Pangkalan Jati serta MTs. Salafiyah Syafi’iyyah yang beralamat di Jl. Madrasah No.102, RT.4/RW.2, Pangkalan Jati, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat sebagai mitra utama. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, tenaga kesehatan, dan institusi pendidikan diharapkan mampu memperkuat upaya promotif dan preventif dalam penanggulangan stunting di tingkat komunitas.
Melalui program ini, UPN Veteran Jakarta juga turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan Tanpa Kelaparan (SDG 2), Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDG 3), serta Pendidikan Berkualitas (SDG 4).
Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wahana implementasi tridarma perguruan tinggi dengan melibatkan mahasiswa dalam proses pembelajaran berbasis pengabdian. Hasil kegiatan direncanakan akan didiseminasikan melalui publikasi ilmiah, media massa, serta media digital sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Dengan terlaksananya program ini, diharapkan semakin banyak remaja putri yang memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga status gizi dan mencegah anemia, sehingga mampu berkontribusi dalam memutus mata rantai stunting dan mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.


