Neuro Alert Edukasi Warga Sawangan Baru tentang Pencegahan Stroke dan Deteksi Dini Faktor Risiko
- June 24, 2026
- Admin
- 0
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya stroke dan pentingnya menjaga kesehatan sistem saraf dilakukan melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Neuro Alert: Peduli Saraf, Peduli Kehidupan”. Kegiatan yang berlangsung di Jl. H. Maksum RT 05 RW 04, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat ini menghadirkan penyuluhan kesehatan interaktif dan pemeriksaan kesehatan gratis menggunakan metode Stroke Risk Score Card. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat mengenali faktor risiko stroke sejak dini sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Kegiatan mendapat sambutan positif dari warga setempat serta dukungan penuh Ketua RT 05 RW 04 Sawangan Baru. Mayoritas peserta yang hadir merupakan perempuan atau ibu rumah tangga dengan rentang usia 29 hingga 76 tahun. Kelompok ini menjadi sasaran penting karena risiko gangguan saraf dan stroke cenderung meningkat seiring pertambahan usia serta dipengaruhi oleh pola hidup yang kurang sehat.
Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian memberikan edukasi mengenai faktor risiko stroke, tanda dan gejala awal gangguan saraf, pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala, serta penerapan gaya hidup sehat. Materi disampaikan secara komunikatif melalui diskusi dan sesi tanya jawab sehingga peserta dapat memahami langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Panitia semula merencanakan evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Namun, keterbatasan ketersediaan kuesioner cetak serta tidak semua peserta membawa telepon genggam menyebabkan metode tersebut tidak dapat dilaksanakan. Sebagai alternatif, evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui diskusi kelompok, sesi tanya jawab langsung, serta pendampingan saat pemeriksaan kesehatan dan pengisian Stroke Risk Score Card. Pendekatan ini dinilai efektif untuk mengukur pemahaman peserta sekaligus menjaga partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.
Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan sejumlah faktor risiko yang perlu mendapatkan perhatian. Pada pemeriksaan tekanan darah, beberapa peserta terdeteksi memiliki tekanan darah di atas batas normal. Kondisi hipertensi ditemukan pada sejumlah warga dengan kategori risiko sedang hingga tinggi, yang diketahui merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya stroke, baik akibat penyumbatan maupun pecahnya pembuluh darah di otak.
Selain itu, hasil pemeriksaan kadar kolesterol total juga menunjukkan sebagian peserta memiliki nilai di atas ambang normal kesehatan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak, yang dapat menghambat aliran darah ke otak dan memicu stroke. Sementara itu, hasil pemeriksaan gula darah sewaktu secara umum masih berada dalam batas aman. Namun demikian, beberapa peserta teridentifikasi mengalami kelebihan berat badan yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular apabila tidak diimbangi dengan pola hidup sehat.
Melalui pemetaan menggunakan Stroke Risk Score Card, sebagian besar peserta berada pada kategori risiko rendah hingga risiko sedang. Hasil tersebut menjadi dasar bagi warga untuk lebih memahami kondisi kesehatannya dan mengambil langkah pencegahan yang sesuai, seperti mengatur pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, menjaga berat badan ideal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Ketua RT 05 RW 04 Sawangan Baru menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dan edukasi yang diberikan membantu warga memahami kondisi kesehatan masing-masing serta meningkatkan kesadaran untuk menerapkan gaya hidup yang lebih sehat.
Program “Neuro Alert: Peduli Saraf, Peduli Kehidupan” membuktikan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit stroke. Melalui deteksi dini dan penguatan literasi kesehatan, masyarakat diharapkan mampu melakukan tindakan preventif sebelum faktor risiko berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model gerakan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan dan direplikasi di berbagai wilayah lainnya. Sejalan dengan semangat pengabdian kepada masyarakat yang diusung Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), kegiatan semacam ini menjadi wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta mendukung terwujudnya generasi yang lebih sehat, produktif, dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan saraf sejak dini.
