Share Good Things

FIKES UPNVJ– Mahasiswa Kelompok Musyawarah Masyarakat Kelurahan (MMK) 1 Program Studi Profesi Ners Program Profesi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan Musyawarah Masyarakat Kelurahan (MMK) 1 di Mushola Al Ikhlas, RT 003/RW 001, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan praktik Keperawatan Komunitas dan Keluarga yang bertujuan membangun kemitraan dengan masyarakat sekaligus mengidentifikasi berbagai permasalahan kesehatan yang ada di wilayah tersebut. Melalui forum ini, mahasiswa memperkenalkan diri, menyampaikan tujuan praktik komunitas, serta membuka ruang kolaborasi dengan warga dan pemangku kepentingan setempat.

Kegiatan dihadiri oleh masyarakat RW 01 Meruyung, kader kesehatan, pengurus PKK, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dosen pembimbing, serta mahasiswa praktik keperawatan komunitas. Sebelum acara dimulai, panitia melakukan pemeriksaan tekanan darah bagi peserta sebagai bagian dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian belasungkawa atas wafatnya salah satu warga RW 01, dilanjutkan dengan doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Bela Negara, serta pembacaan susunan acara dan tata tertib kegiatan.

Koordinator Mata Kuliah Keperawatan Komunitas dan Keluarga Program Studi Profesi Ners UPNVJ, Ns. Syamikar Baridwan Syamsir, M.Kep., Sp.Kep.K., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, praktik komunitas merupakan sarana bagi mahasiswa untuk melakukan pengkajian kesehatan masyarakat berdasarkan kelompok usia atau agregat, mengidentifikasi berbagai masalah kesehatan dan perilaku yang berkembang di lingkungan warga, kemudian menyusun rencana tindak lanjut bersama masyarakat.

“Mahasiswa akan melakukan pengkajian kesehatan masyarakat, menyusun perencanaan, melaksanakan intervensi, dan melakukan evaluasi bersama warga. Dukungan masyarakat sangat penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Ketua RW 01 Meruyung, Abdul Ghani, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada wilayahnya sebagai lokasi praktik mahasiswa profesi ners. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya peningkatan kesehatan di lingkungan RW 01.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Limo, dr. Toni Hermawan, menekankan pentingnya pengalaman lapangan bagi mahasiswa. Ia mengingatkan agar proses pengkajian tidak hanya berfokus pada pengumpulan data melalui kuesioner, tetapi juga mencermati kondisi lingkungan yang berpotensi memengaruhi derajat kesehatan masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa perlu mengidentifikasi berbagai faktor risiko kesehatan seperti kebersihan lingkungan, keberadaan sarang lalat, pola konsumsi anak-anak, hingga genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk. Ia juga memperkenalkan layanan TRALIS (Transport Antar Jemput Gratis) yang disediakan Puskesmas Limo untuk membantu akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama, Lurah Meruyung, Asep Suherman, S.E., mengapresiasi konsistensi UPNVJ dalam melaksanakan praktik komunitas di wilayahnya. Ia berharap hasil pengkajian yang dilakukan mahasiswa dapat menjadi bahan evaluasi dan referensi dalam penyusunan program kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan maupun RW.

“Data yang diperoleh dari praktik komunitas dapat menjadi dasar dalam menentukan program kesehatan yang tepat. Misalnya, apabila ditemukan prevalensi hipertensi yang tinggi, maka dapat disusun program edukasi kesehatan dan kegiatan pendukung seperti olahraga bersama untuk mendorong pola hidup sehat,” katanya.

Setelah sesi sambutan, mahasiswa memaparkan gambaran umum wilayah RW 01 Meruyung yang meliputi kondisi geografis, karakteristik penduduk berdasarkan kelompok usia, fasilitas kesehatan yang tersedia, aktivitas organisasi masyarakat, serta data awal yang digunakan sebagai dasar penentuan prioritas masalah kesehatan.

Mahasiswa juga memperkenalkan struktur kepanitiaan, seragam praktik, tujuan kegiatan, serta rencana pelaksanaan pengkajian kesehatan masyarakat yang akan dilakukan selama praktik berlangsung. Pemaparan tersebut bertujuan memberikan gambaran menyeluruh kepada warga mengenai proses dan tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Sebagai bagian dari pengumpulan data awal, dilakukan uji keterbacaan kuesioner yang digunakan untuk mengukur aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat pada berbagai kelompok agregat. Pengkajian mencakup isu kesehatan reproduksi remaja, penggunaan gim daring, perilaku merokok, gastritis, serta berbagai aspek kesehatan pada kelompok anak, dewasa, dan lanjut usia.

Melalui kegiatan Musyawarah Masyarakat Kelurahan ini, mahasiswa profesi ners memperoleh kesempatan untuk memahami kondisi kesehatan masyarakat secara langsung sekaligus membangun komunikasi yang efektif dengan warga. Data yang terkumpul akan menjadi dasar penyusunan program intervensi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Kegiatan ditutup oleh pembawa acara, Lia Paulus, S.Kep. dan Muhammad Tsaqif Ash Sidqi, S.Kep., setelah seluruh agenda selesai dilaksanakan. Forum ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan warga secara berkelanjutan.

Chat with Us!