Pimpinan Baru APTIFI Periode 2026-2030 Resmi Terpilih, Dekan FIKES UPNVJ Apresiasi Penguatan Jejaring Fisioterapi
- October 20, 2026
- Admin
- 0
FIKES UPNVJ— Asosiasi Pendidikan Tinggi Fisioterapi Indonesia (APTIFI) secara resmi menetapkan kepengurusan baru periode 2026–2030 melalui penetapan kepemimpinan Dr. Syahmirza Indra Lesmana, SKM, SSt.Ft, M.Or. sebagai Ketua Umum dan Isnaini Herawati, S.Fis., Ftr., M.Sc., PhD. sebagai Sekretaris Umum. Terpilihnya jajaran pimpinan baru lembaga pendidikan fisioterapi nasional ini diharapkan mampu mempercepat standardisasi kurikulum, penguatan riset, serta pengembangan kompetensi lulusan fisioterapi di era digitalisasi kesehatan.
Terpilihnya kepengurusan APTIFI Periode 2026–2030 menjadi momentum krusial bagi seluruh institusi penyelenggara pendidikan fisioterapi di Indonesia. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan rehabilitasi medis yang profesional dan berbasis bukti (evidence-based practice), APTIFI memegang peranan strategis sebagai wadah koordinasi antarperguruan tinggi dalam menjamin mutu pendidikan tinggi kesehatan.
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FIKES UPNVJ), Dr. Sri Yani, SST.FT, Ftr., M.Si., menyampaikan ucapan selamat dan dukungan penuh atas terpilihnya kepengurusan baru tersebut.
“Atas nama pimpinan dan seluruh sivitas akademika FIKES UPNVJ, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Syahmirza Indra Lesmana dan Ibu Isnaini Herawati atas amanah baru sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum APTIFI Periode 2026–2030. Kami optimistis kepemimpinan baru ini akan membawa percepatan transformasi pendidikan fisioterapi Indonesia menuju kancah internasional,” ujar Dr. Sri Yani di Kampus UPNVJ, Jakarta.
Dr. Sri Yani menambahkan bahwa penetapan ini sejalan dengan arah kebijakan strategis Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., yang terus mendorong penguatan jejaring kelembagaan serta reputasi akademik institusi di tingkat nasional maupun global. FIKES UPNVJ berkomitmen aktif mendukung program kerja APTIFI, khususnya dalam penyelarasan standar kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, serta kolaborasi riset interdisipliner di bidang kesehatan.
Melalui sinergi yang makin kokoh antara APTIFI dan perguruan tinggi anggota, kualitas lulusan fisioterapi diharapkan makin adaptif terhadap tantangan kesehatan global sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia
