Project Based Learning Kesehatan Matra UPNVJ Tingkatkan Kesiapsiagaan Gawat Darurat Siswa SMP Islam Dian Didaktika
- May 12, 2026
- Admin
- 0
FIKES UPNVJ – Mahasiswa Program Studi Keperawatan Program Sarjana Angkatan 2023, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), melaksanakan kegiatan Project Based Learning (PjBL) Mata Kuliah Kesehatan Matra bertema “Stay Calm, Stay Safe! Simulasi Evakuasi dalam Keadaan Gawat Darurat untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Anggota LDKS SMP Islam Dian Didaktika”. Kegiatan berlangsung di SMP Islam Dian Didaktika, Kota Depok, Jawa Barat, dan diikuti oleh siswa-siswi kelas VII yang tergabung dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), kepala sekolah, serta guru pembimbing. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan pertolongan pertama dan evakuasi sederhana pada kondisi darurat.
Kegiatan ini dilatarbelakangi pentingnya pembekalan keterampilan dasar penanganan kondisi gawat darurat yang dapat terjadi selama aktivitas fisik intensif, seperti LDKS. Kondisi kelelahan fisik dan mental berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari pingsan, kram otot, hingga penurunan kesadaran akibat dehidrasi. Oleh karena itu, mahasiswa Keperawatan UPNVJ memberikan edukasi praktis agar peserta memiliki kesiapsiagaan, kemampuan respons cepat, serta pemahaman dasar pertolongan pertama terhadap teman sebaya dalam situasi darurat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak sekolah, dosen pembimbing, serta ketua pelaksana kegiatan. Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai konsep kelelahan, teknik pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat, hingga praktik pembuatan tandu sederhana menggunakan alat yang tersedia di lingkungan sekitar. Mahasiswa juga mendemonstrasikan prosedur evakuasi korban dengan berbagai teknik pemindahan yang aman dan efektif.
Antusiasme peserta terlihat selama sesi simulasi berlangsung. Para siswa terlibat aktif dalam praktik evakuasi secara berkelompok untuk memperkuat pemahaman terhadap materi yang telah diberikan. Selain itu, evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi praktik guna mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah mengikuti edukasi.

Hasil evaluasi terhadap 30 peserta menunjukkan adanya peningkatan literasi yang signifikan. Nilai rata-rata teori meningkat dari 86 persen menjadi 91,5 persen setelah peserta menerima edukasi terkait Psychological First Aid (PFA) dan teknik evakuasi dasar. Meski demikian, hasil praktik pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) masih berada pada kategori cukup dengan rata-rata skor 16 dari 30. Temuan tersebut menunjukkan bahwa peserta masih memerlukan latihan praktik yang lebih intensif, terutama dalam aspek ketepatan prosedur dan koordinasi lapangan saat melakukan evakuasi.
Dosen pembimbing kegiatan menilai bahwa pelaksanaan Project Based Learning ini menjadi bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman yang tidak hanya memperkuat kompetensi mahasiswa keperawatan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekolah. Edukasi kesehatan berbasis praktik dinilai mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Keperawatan UPNVJ diharapkan mampu berkontribusi dalam penguatan budaya keselamatan dan kesiapsiagaan di lingkungan pendidikan. Para peserta LDKS juga diharapkan dapat menginternalisasi nilai tanggung jawab sosial, kepemimpinan, serta kemampuan menjadi penolong pertama yang sigap dan kompeten di lingkungan sekolah maupun kegiatan luar ruang.
