Share Good Things

Jakarta, 23 Mei 2026 – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta menyelenggarakan kegiatan Simulasi Kesehatan Matra Lapangan dan Penanggulangan Bencana pada 21-23 Mei 2026 sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Bela Negara serta penguatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi situasi kedaruratan dan kebencanaan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi strategis dengan Pusat Krisis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI), dan Pusat Pengembangan Perawat Indonesia.

Kegiatan simulasi dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang realistis kepada mahasiswa dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan kesehatan akibat bencana. Melalui pendekatan berbasis skenario lapangan, peserta dilatih untuk melakukan asesmen cepat korban, triase, evakuasi, stabilisasi pasien, koordinasi antarprofesi, hingga manajemen pos kesehatan dalam situasi krisis.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UPN Veteran Jakarta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen fakultas dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang tangguh, profesional, dan memiliki semangat Bela Negara.

“Sebagai kampus Bela Negara, UPN “Veteran” Jakarta tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik, tetapi juga kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai ancaman, termasuk bencana dan krisis kesehatan. Melalui simulasi ini, mahasiswa belajar menjadi garda terdepan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.

Selain mengasah keterampilan teknis, kegiatan ini juga mengedepankan konsep Inter Professional Collaboration (IPC) yang melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi kesehatan seperti Program Studi Keperawatan Diploma Tiga dan Sarjana serta Program Studi Gizi Program Sarjana. Pendekatan IPC memungkinkan mahasiswa untuk memahami peran masing-masing profesi kesehatan sekaligus membangun kemampuan komunikasi, koordinasi, dan pengambilan keputusan secara kolaboratif dalam penanganan korban bencana.

Perwakilan dari Pusat Krisis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai langkah penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia kesehatan yang siap menghadapi berbagai tantangan kedaruratan di masa depan.

Dalam simulasi tersebut, mahasiswa dihadapkan pada berbagai skenario bencana yang menuntut respons cepat dan kerja sama lintas profesi. Peserta berperan sebagai tenaga kesehatan yang bertugas di lapangan untuk melakukan penanganan korban sesuai standar penanggulangan bencana nasional dan internasional.

Ketua HIPGABI menambahkan bahwa kemampuan kolaborasi dan kesiapsiagaan merupakan kompetensi yang sangat penting bagi tenaga kesehatan di era saat ini. Oleh karena itu, latihan dan simulasi secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Kesehatan UPN Veteran Jakarta berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi, kepemimpinan, dan kolaborasi dalam menghadapi situasi darurat serta berkontribusi aktif dalam upaya penanggulangan bencana di Indonesia.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan, pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat dalam mewujudkan sistem kesehatan yang tangguh dan responsif terhadap berbagai kondisi krisis dan bencana.

Chat with Us!