Share Good Things

FIKES UPNVJ – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) turut berpartisipasi dalam kegiatan Sustainable Village Baduy Luar 2026 yang dilaksanakan pada 18–22 Juli 2026 di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPNVJ melalui kolaborasi tujuh fakultas dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Fakultas Ilmu Kesehatan bersama Fakultas Kedokteran berkolaborasi melalui Program Pengembangan Kesehatan yang dilaksanakan di Kampung Kaduketug 1, Kaduketug 2, dan Kaduketug 3. Program ini berfokus pada upaya promotif dan preventif melalui skrining kesehatan, sosialisasi tanaman obat, pengenalan wedang uwuh, serta edukasi kesiapsiagaan menghadapi gigitan ular. Program ini dikoordinasikan oleh Priscila Angel Permatauli Situmorang.

Dalam pelaksanaannya, Fakultas Ilmu Kesehatan diwakili oleh tiga mahasiswa sebagai delegasi, yaitu Rizkiana Putrika Maharani dan Denisya Marshaluna Dinanti dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, serta Nafisatul Aliya dari Program Studi Keperawatan. Ketiganya terlibat secara langsung dalam rangkaian kegiatan pemeriksaan kesehatan, edukasi, serta interaksi dengan masyarakat Baduy Luar.

Rangkaian kegiatan meliputi skrining kesehatan dan sosialisasi tanaman obat yang dilengkapi dengan pengenalan wedang uwuh. Skrining mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar asam urat, kolesterol, dan gula darah sewaktu (GDS). Rangkaian kegiatan tersebut berhasil menjangkau 44 masyarakat Baduy Luar. Hasil skrining kemudian diteruskan kepada Puskesmas Cisimeut sebagai bentuk tindak lanjut Program Sustainable Village Baduy Luar 2026, sekaligus sebagai bahan informasi untuk mendukung evaluasi dan pengembangan kegiatan kesehatan masyarakat.

Selain itu, edukasi mengenai kesiapsiagaan menghadapi gigitan ular diberikan kepada 16 masyarakat Baduy Luar. Materi meliputi pengenalan ular berbisa, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, tindakan pertolongan pertama yang tepat, serta pentingnya segera mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan.

Pelaksanaan kegiatan memperoleh respons positif dari masyarakat Baduy Luar. Pendekatan langsung dan door-to-door memberikan kesempatan bagi warga untuk berinteraksi, menyampaikan keluhan kesehatan, serta memperoleh informasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Antusiasme masyarakat juga terlihat selama proses skrining maupun sesi edukasi berlangsung.

Melalui Program Pengembangan Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan UPNVJ bersama Fakultas Kedokteran berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kesehatan masyarakat Baduy Luar. Kegiatan ini menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan promotif dan preventif yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Penulis: PLH

 

    Foto Bersama Pengembangan Kesehatan

Chat with Us!