UPNVJ Matangkan Persiapan Pembelajaran Semester Ganjil TA 2026/2027
- August 4, 2026
- Admin
- 0
FIKES UPNVJ — Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) mematangkan berbagai aspek persiapan pembelajaran menjelang Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Persiapan dilakukan melalui penguatan sistem pembelajaran, optimalisasi e-learning, penerapan strategi pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa, serta koordinasi akademik di tingkat fakultas dan program studi 31 Juli 2026 , digedung Merce Lt 8 .
Persiapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan proses perkuliahan dapat berlangsung secara efektif, terarah, dan sesuai dengan standar mutu akademik sejak awal semester. Berbagai unsur terkait pembelajaran juga terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan dosen, mahasiswa, perangkat pembelajaran, teknologi, hingga dukungan akademik.
Kepala Pusat Pembelajaran UPNVJ, Bapak Dr. Ns. Arief Wahyudi Jadmiko, M.Kep., M.Pd.Ked, menekankan pentingnya kesiapan sistem pembelajaran sebagai fondasi pelaksanaan perkuliahan semester ganjil. Menurutnya, proses pembelajaran tidak hanya bergantung pada pelaksanaan perkuliahan di kelas, tetapi juga membutuhkan kesiapan perangkat akademik yang mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran.
“Persiapan pembelajaran perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan perangkat pembelajaran, dosen, jadwal, hingga mekanisme pelaksanaan dan evaluasi. Dengan persiapan yang baik, proses pembelajaran sejak awal semester dapat berjalan lebih terarah,” ujar Arief.
Ia menambahkan, koordinasi antara pusat pembelajaran, fakultas, dan program studi menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan pembelajaran berjalan sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku. Kesiapan tersebut sekaligus menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai kendala yang dapat muncul selama perkuliahan.
Sementara itu, Kepala Pusat E-Learning UPNVJ, Musthofa Galih Pradana, S.Kom., M.Kom., menyoroti kesiapan pembelajaran berbasis teknologi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan tinggi saat ini.
Menurut Galih, optimalisasi e-learning perlu diarahkan tidak sekadar sebagai media penyampaian materi, tetapi sebagai ekosistem pendukung proses belajar yang memungkinkan dosen dan mahasiswa berinteraksi secara lebih fleksibel.
“E-learning perlu dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses pembelajaran. Karena itu, kesiapan platform, materi digital, aktivitas pembelajaran, serta pemahaman dosen dalam menggunakan teknologi menjadi hal yang perlu diperhatikan sejak sebelum semester dimulai,” jelas Galih.
Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat memperkuat pengalaman belajar mahasiswa sekaligus memberikan ruang bagi dosen untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih interaktif. Kesiapan teknis juga menjadi perhatian agar proses pembelajaran digital dapat berlangsung secara lancar selama semester ganjil.
Dari sisi pengembangan kualitas pembelajaran,Prof. Dr. Diantha Soemantri, M.Med.Ed., Ph.D sebagai pakar pembelajaran menekankan pentingnya memastikan mahasiswa menjadi bagian aktif dalam proses akademik.
Menurutnya, pembelajaran berkualitas perlu dirancang agar mahasiswa tidak hanya menerima informasi, tetapi mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi, serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam konteks nyata.
“Pembelajaran perlu memberikan ruang yang cukup kepada mahasiswa untuk aktif, berdiskusi, mengeksplorasi, dan mengembangkan kompetensinya. Dosen memiliki peran penting sebagai fasilitator yang mengarahkan mahasiswa untuk mencapai capaian pembelajaran,” ungkap Prof. Diantha.
Pendekatan tersebut menjadi relevan dalam menghadapi kebutuhan pendidikan tinggi yang terus berkembang. Pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa juga perlu didukung metode evaluasi yang mampu mengukur tidak hanya penguasaan pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan kompetensi mahasiswa.
Pada tingkat fakultas, Wakil Dekan Bidang Akademik FIKES UPNVJ Rita Ismail, S.Kp., M.K.M., MTD(HE)., Ph.D. menyampaikan bahwa persiapan Semester Ganjil TA 2026/2027 dilakukan melalui koordinasi dengan seluruh program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan.
Persiapan mencakup kesiapan dosen, jadwal perkuliahan, perangkat pembelajaran, sarana dan prasarana, serta koordinasi pelaksanaan kegiatan akademik. Setiap program studi juga didorong untuk memastikan bahwa proses pembelajaran telah dipersiapkan secara matang sebelum perkuliahan dimulai.
“Persiapan semester baru bukan hanya persoalan jadwal perkuliahan, tetapi bagaimana seluruh komponen akademik siap mendukung mahasiswa mencapai kompetensi yang ditargetkan. Karena itu, koordinasi antara fakultas, program studi, dosen, dan tenaga kependidikan menjadi sangat penting,” jelasnya.
Ia menambahkan, FIKES UPNVJ berkomitmen menjaga kesinambungan mutu pembelajaran melalui evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Setiap proses akademik diharapkan tidak hanya memenuhi ketentuan yang berlaku, tetapi juga memberikan pengalaman pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa.
Persiapan pembelajaran Semester Ganjil TA 2026/2027 menunjukkan bahwa keberhasilan proses perkuliahan membutuhkan sinergi dari berbagai unsur. Pusat Pembelajaran berperan memastikan kesiapan sistem dan standar pembelajaran, Pusat E-Learning memperkuat dukungan teknologi, pakar pembelajaran memberikan perspektif pengembangan metode dan pengalaman belajar, sedangkan fakultas memastikan implementasinya berjalan sesuai kebutuhan program studi dan mahasiswa.
Melalui persiapan yang dilakukan secara terintegrasi tersebut, UPNVJ dan FIKES berupaya memastikan Semester Ganjil TA 2026/2027 dapat dimulai dengan kesiapan akademik yang lebih baik. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam menghadirkan pembelajaran yang bermutu, adaptif, berbasis teknologi, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi mahasiswa.
