Share Good Things

FIKES UPNVJ – FIKES Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta menggelar kegiatan diskusi bertajuk “Ngobrol Santai: Nyusun RPS, Beres tanpa Stres” sebagai upaya mengoptimalkan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Acara yang berlangsung secara interaktif ini menghadirkan narasumber Arief Wahyudi Jatmiko untuk membagikan panduan praktis dan efisien bagi para tenaga pengajar dalam merancang kurikulum pembelajaran.

Melalui forum ini, UPN Veteran Jakarta menekankan pentingnya transisi penyusunan kurikulum yang terarah namun tetap adaptif. RPS tidak lagi dipandang sekadar sebagai kewajiban administratif mingguan, melainkan cetak biru pembelajaran yang berfokus pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).

Narasumber acara, Arief Wahyudi Jatmiko, memaparkan pentingnya pemahaman alur penyusunan RPS berbasis OBE yang sistematis, mulai dari penetapan Student-Centered Learning (SCL), asesmen yang terukur, hingga keselarasan kurikulum.

“Tujuannya adalah menuju RPS yang efektif, terarah, dan berdampak. Kita ingin dorong bersama menuju kurikulum yang adaptif dan unggul, tanpa membuat para dosen merasa terbebani oleh proses administrasinya,” ujar Arief saat menyampaikan materinya di Jakarta.

Mendorong Pembelajaran Berpusat pada Mahasiswa

Dalam pemaparannya di layar presentasi, dijelaskan bahwa alur penyusunan RPS (OBE) mencakup beberapa tahapan krusial, di antaranya:

  • CPL ke Sub-CPMK: Pemetaan Capaian Pembelajaran Lulusan yang diturunkan secara spesifik ke Capaian Pembelajaran Mata Kuliah.
  • Asesmen Berkelanjutan: Evaluasi pembelajaran berbasis proses dan indikator keberhasilan mahasiswa.
  • Metode SCL: Penerapan metode belajar aktif di mana mahasiswa menjadi pusat dari dinamika kelas.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat standardisasi kurikulum modern di lingkungan UPN Veteran Jakarta, sekaligus menciptakan iklim akademik yang lebih segar, responsif, dan siap menjawab tantangan dunia kerja masa kini.

Chat with Us!