KSM BATAVIA UPNVJ Tingkatkan Kesiapsiagaan Mahasiswa Hadapi Bencana Geologi melalui KELAS BATAVIA 1 2026
- June 17, 2026
- Admin
- 0
FIKES UPNVJ– Kelompok Siaga Medis Bencana dan Tanggap Darurat (KSM BATAVIA) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan KELAS BATAVIA 1 Tahun 2026 pada Minggu, 24 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung secara luring di Ruang 608 Gedung MERCe, Kampus Limo UPNVJ, Depok, ini mengangkat tema “Ready to Act: Siap, Cepat, dan Tepat melalui Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana Geologi”. Program yang digagas Divisi Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) tersebut diikuti oleh seluruh staf dan relawan KSM BATAVIA periode 2026/2027 sebagai upaya memperkuat kapasitas mahasiswa dalam menghadapi berbagai potensi bencana geologi.
KELAS BATAVIA 1 diselenggarakan untuk memberikan pemahaman serta pelatihan dasar mengenai mitigasi, kesiapsiagaan, dan respons awal terhadap bencana geologi, seperti gempa bumi, erupsi gunung api, dan tanah longsor. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menjalankan peran sebagai relawan kebencanaan yang sigap dan responsif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pemahaman awal terkait materi yang akan diberikan. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Bela Negara sebagai bentuk penanaman nilai-nilai nasionalisme serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Pada sesi pembukaan, sambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana KELAS BATAVIA 1, Julyanda Putra Ausin, Ketua KSM BATAVIA, Shallu Anindya Vandani, serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Fakultas Ilmu Kesehatan UPNVJ, Agustiyawan, S.ST., F.T., M.Fis., AIFO. Dalam sambutannya, Agustiyawan menekankan pentingnya peningkatan kompetensi mahasiswa dalam bidang kebencanaan sebagai bagian dari kesiapan tenaga kesehatan masa depan dalam menghadapi situasi darurat.
Memasuki acara inti, peserta mengikuti sesi foto bersama sebelum menerima materi bertajuk “Ready to Act: Siap, Cepat, dan Tepat melalui Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana Geologi”. Materi disampaikan oleh David Adriansyah, S.T., dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai karakteristik bencana geologi di Indonesia, langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan masyarakat, serta pentingnya kesiapan individu dan komunitas dalam mengurangi risiko bencana.
Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan diajukan terkait mekanisme mitigasi, sistem peringatan dini, hingga peran relawan dalam mendukung penanganan bencana di lapangan. Diskusi tersebut menjadi sarana bagi peserta untuk memperdalam pemahaman sekaligus menghubungkan teori dengan kondisi yang mungkin dihadapi saat bertugas sebagai relawan.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi narasumber, KSM BATAVIA menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada David Adriansyah, S.T. Kegiatan kemudian ditutup oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan pelaksanaan post-test guna mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Melalui penyelenggaraan KELAS BATAVIA 1 Tahun 2026, KSM BATAVIA FIKES UPNVJ menegaskan komitmennya dalam membentuk mahasiswa yang memiliki kesiapan menghadapi situasi kebencanaan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kapasitas staf dan relawan dalam mitigasi serta respons awal bencana geologi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan peran strategis mahasiswa sebagai edukator masyarakat dan pelaksana aksi kemanusiaan saat terjadi bencana. Sejalan dengan komitmen UPNVJ dalam menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter bela negara, dan berdaya saing global, penguatan kompetensi kebencanaan menjadi bagian penting dalam mendukung pengabdian kepada masyarakat serta ketahanan bangsa menghadapi risiko bencana.
