Share Good Things

FIKES UPNVJ, Malaysia – Dosen Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), Dr. Fathinah Ranggauni Hardy, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat (community service) internasional di Malaysia dengan fokus pada pemberdayaan komunitas diaspora Indonesia melalui pendekatan kesehatan masyarakat dan kolaborasi multidisipliner. Kegiatan ini berlangsung bersama Ikatan Pengusaha Minang di Malaysia (Minang Saiyo) serta komunitas migran Indonesia di bawah naungan Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Malaysia. Program ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan, kesehatan kerja, serta memperkuat jejaring sosial dan ekonomi masyarakat perantau Indonesia. Pendekatan partisipatif berbasis komunitas menjadi metode utama dalam pelaksanaan kegiatan.

Dalam implementasinya, kegiatan ini mencakup edukasi kesehatan masyarakat, diskusi interaktif, serta penyuluhan mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, akses layanan kesehatan berkelanjutan, dan keselamatan kerja bagi pekerja migran. Materi yang disampaikan disesuaikan dengan kebutuhan komunitas diaspora, termasuk tantangan kesehatan yang dihadapi di lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari di negara tujuan.

Dr. Fathinah menekankan bahwa pendekatan yang digunakan tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif peserta. Model ini memungkinkan komunitas untuk mengidentifikasi masalah kesehatan secara mandiri sekaligus merumuskan solusi yang relevan dan aplikatif. Diskusi yang berlangsung juga membuka ruang berbagi pengalaman antarkomunitas, sehingga memperkuat kohesi sosial di antara diaspora Indonesia.

Selain aspek kesehatan, kegiatan ini turut menyoroti pentingnya penguatan solidaritas sosial dan jejaring komunitas sebagai fondasi keberlanjutan ekonomi. Kolaborasi dengan organisasi seperti Minang Saiyo dan PCI NU Malaysia menjadi langkah strategis dalam memperluas dampak program, terutama dalam membangun ekosistem pemberdayaan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat perantau.

“Pengabdian masyarakat ini bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga tentang membangun kolaborasi dan memperkuat kapasitas komunitas diaspora agar lebih mandiri dan berdaya,” ujar Dr. Fathinah dalam kegiatan tersebut.

Program pengabdian masyarakat internasional ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan, baik dalam peningkatan kualitas kesehatan maupun kesejahteraan sosial diaspora Indonesia di Malaysia. Kegiatan ini juga mempertegas peran akademisi UPNVJ dalam menjawab tantangan global melalui pendekatan kolaboratif lintas negara.

Chat with Us!