FIKES UPNVJ Gelar Workshop Peninjauan Kurikulum PSKMPM FIKES UPNVJ Perkuat Relevansi dan Daya Saing Lulusan
- April 16, 2026
- Admin
- 0
Jakarta — Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FIKES UPNVJ) melalui Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Magister (PSKMPM) menyelenggarakan Workshop Peninjauan Kurikulum pada Selasa, 14 April 2026 di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan kurikulum dengan standar nasional, perkembangan ilmu pengetahuan, serta kebutuhan dunia kerja. Workshop melibatkan pimpinan fakultas, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), dosen, stakeholder, alumni, dan tenaga kependidikan guna memastikan relevansi lulusan dengan tuntutan sektor kesehatan.
Dekan FIKES UPNVJ dalam sambutannya menegaskan bahwa peninjauan visi, misi, dan kurikulum harus mengacu pada standar nasional serta asosiasi profesi dengan beban studi sebesar 38 SKS. Ia menekankan pentingnya menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap dinamika kebutuhan sektor kesehatan. “Kurikulum magister harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan sektor kesehatan, termasuk di instansi seperti dinas kesehatan,” ujarnya.
Workshop yang dimoderatori oleh Dr. Laily Hanifah, S.K.M., M.Kes. menghadirkan Prof. Dr. Besral, S.K.M., M.Sc. sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menyoroti arah kebijakan pengembangan kurikulum berbasis regulasi terkini, termasuk urgensi integrasi digital health dalam proses pembelajaran. Hal ini dinilai krusial untuk menjawab transformasi layanan kesehatan yang semakin terdigitalisasi.

Perwakilan LPMPP, Dr. Ni Putu Eka Widiastuti, S.E., M.Si., CA., CSRS+, menekankan pentingnya keselarasan visi antara universitas, fakultas, dan program studi. Menurutnya, harmonisasi tersebut menjadi fondasi dalam memastikan implementasi kurikulum berjalan optimal dan berkelanjutan.
Selanjutnya, Koordinator Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Magister, Dr. Apriningsih, S.K.M., M.K.M., memimpin Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan stakeholder dari Dinas Kesehatan Kota Depok, Rumah Sakit Universitas Indonesia, CV Nutri Media Group, serta alumni. Diskusi difokuskan pada peninjauan visi, misi, tujuan, strategi, serta kurikulum yang dikaitkan langsung dengan kebutuhan kompetensi di dunia kerja.
Hasil diskusi menekankan penguatan kompetensi lulusan sebagai manajer, pemimpin, peneliti, komunikator, hingga wirausahawan di bidang kesehatan. Lulusan diharapkan mampu merespons dinamika isu kesehatan baik di tingkat nasional maupun global, termasuk tantangan transformasi sistem kesehatan berbasis teknologi.
