Keperawatan FIKES UPNVJ Perkuat Komitmen Patient Safety melalui Workshop Teknologi Injeksi Aman
- April 9, 2026
- Admin
- 0
FIKES UPNVJ – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta menegaskan komitmennya terhadap keselamatan pasien (patient safety) melalui kegiatan workshop bertajuk “Reinventing Safety Injection with Auto-Disable Syringe and Safety Technology” yang digelar di lingkungan kampus, 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dan dosen bidang kesehatan bekerja sama dengan industri kesehatan Oneject untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktik injeksi yang aman. Workshop ini menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan peningkatan kualitas layanan kesehatan berbasis keselamatan pasien.
Kegiatan ini menghadirkan sesi pemaparan materi dan praktik langsung terkait penggunaan teknologi auto-disable syringe, yaitu alat suntik yang dirancang untuk mencegah penggunaan ulang guna meminimalkan risiko infeksi dan kesalahan medis. Peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai standar prosedur operasional injeksi aman, risiko kontaminasi, serta inovasi alat kesehatan terkini yang mendukung praktik klinis yang lebih aman.
Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa keselamatan pasien merupakan prioritas utama dalam pendidikan tenaga kesehatan.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap aspek keselamatan pasien. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan setiap tindakan medis dilakukan sesuai standar dan berbasis teknologi yang aman,” ujarnya.
Selain itu, kolaborasi dengan industri dinilai penting untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik lapangan. Dengan menghadirkan teknologi terkini, mahasiswa dapat memahami implementasi langsung inovasi alat kesehatan yang digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan. Hal ini sekaligus memperkuat kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan dunia kerja.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan FIKES UPNVJ dalam membangun budaya patient safety di lingkungan akademik. Melalui pendekatan edukatif dan praktis, mahasiswa didorong untuk menjadikan keselamatan pasien sebagai nilai utama dalam setiap tindakan pelayanan kesehatan.
