Share Good Things

Depok, 10 Maret 2026 – Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) menyosialisasikan hasil review Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) serta kurikulum kepada pimpinan fakultas dan pimpinan Senat FIKES secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan memastikan pembaruan kurikulum mampu menjawab tantangan transformasi layanan kesehatan serta menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan I FIKES UPNVJ Rita Ismail, S.Kp., M.K.M., MTD(HE)., Ph.D., Wakil Dekan III Agustiawan, SST., M.Fis., Ftr., AIFO., Ketua Jurusan Dr. Sri Yani, SST.FT., S.Pd., M.Si., Sekretaris Jurusan Dr. Nur Intania Sofianita, S.I.Kom., M.K.M., pimpinan Senat Fakultas Iin Fatmawati, S.Gz., M.P.H., dan Ns. Duma Lumban Tobing. Kegiatan juga diikuti oleh Koordinator Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana Dr. Chandrayani Simanjorang, S.K.M., M.Epid., manajemen program studi, serta 11 dosen anggota tim peninjau kurikulum dan VMTS.

Dalam pemaparannya, Dr. Chandrayani menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan tahap akhir dari rangkaian panjang penyusunan kurikulum yang dimulai melalui Workshop Penyusunan VMTS dan Kurikulum pada 20–21 Oktober 2025. Proses tersebut dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk pengguna lulusan, alumni, mahasiswa, serta Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI).

Hasil review menghasilkan sejumlah pembaruan substansial, terutama pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Dari total 11 CPL yang diperbarui, tiga capaian menjadi fokus utama penguatan kompetensi. Pertama, CPL 2 yang menekankan kompetensi kebencanaan kesehatan agar lulusan mampu merespons kondisi darurat kesehatan di berbagai dimensi matra. Kedua, CPL 8 yang menitikberatkan pada penguasaan Digital Public Health sebagai respons terhadap transformasi digital dalam sistem layanan kesehatan. Ketiga, CPL 9 yang berfokus pada peningkatan mutu sistem kesehatan berkelanjutan melalui kemampuan analisis, evaluasi, dan perbaikan sistem kesehatan secara komprehensif.

Penambahan CPL berorientasi matra ini juga selaras dengan pembaruan visi program studi yang menegaskan keunggulan dalam pengembangan upaya kesehatan masyarakat berbasis kesehatan matra. Pendekatan ini sekaligus mencerminkan nilai bela negara yang menjadi identitas UPN Veteran Jakarta. Dengan pembaruan tersebut, lulusan diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga siap berperan dalam situasi kedaruratan kesehatan seperti bencana, krisis kesehatan, maupun wabah penyakit.

Lebih lanjut, Dr. Chandrayani menyampaikan bahwa CPL baru akan diintegrasikan secara konsisten ke dalam roadmap penelitian dan pengabdian kepada masyarakat para dosen. Implementasi tersebut juga tercermin dalam penguatan mata kuliah penciri program studi, seperti Kesehatan Matra, Manajemen Bencana dan Kejadian Luar Biasa (KLB), Epidemiologi Bencana, hingga Investigasi Wabah.

Sebagai bagian dari strategi implementasi kurikulum baru, program studi juga merencanakan pelatihan peningkatan kapasitas dosen pada bidang digital public health dan kesehatan matra. Selain itu, kerja sama dengan berbagai institusi strategis akan diperkuat, antara lain dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Diskusi yang berlangsung dalam kegiatan ini menghasilkan sejumlah masukan konstruktif dari pimpinan fakultas dan senat untuk penyempurnaan implementasi kurikulum. Seluruh peserta sepakat bahwa pembaruan kurikulum menjadi langkah strategis untuk memastikan relevansi pendidikan kesehatan masyarakat dengan dinamika tantangan kesehatan global.

Sejalan dengan komitmen Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, pembaruan kurikulum ini diharapkan mampu memperkuat peran program studi dalam mencetak tenaga kesehatan masyarakat yang profesional, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta memiliki integritas dan semangat bela negara dalam pengabdian kepada masyarakat.

Chat with Us!