Share Good Things

FIKES UPNVJ– Bagaimana mahasiswa ilmu gizi mempelajari analisis status gizi dan penyusunan menu seimbang secara ilmiah? Pertanyaan itu dijawab melalui kunjungan edukatif SMA EMISC ke Laboratorium Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta pada Rabu (12/2/2026) di Kampus Limo, Depok. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan praktik pembelajaran berbasis laboratorium kepada siswa sekaligus memberikan gambaran komprehensif tentang studi dan profesi di bidang gizi. Kunjungan diikuti puluhan siswa dan guru pendamping dengan pendampingan dosen serta laboran FIKES.

Kepala Laboratorium FIKES UPNVJ Nanang Nasrulloh, STP, MSI. menyampaikan bahwa kunjungan sekolah merupakan bagian dari strategi penguatan literasi kesehatan dan promosi akademik berbasis pengalaman langsung.

“Laboratorium Gizi menjadi ruang praktik mahasiswa dalam melakukan penilaian status gizi, perencanaan diet, hingga edukasi gizi masyarakat. Melalui kegiatan ini, siswa dapat melihat secara nyata proses pembelajaran di perguruan tinggi,” ujarnya.

Dalam sesi praktik, siswa diperkenalkan pada alat antropometri untuk pengukuran tinggi badan, berat badan, dan indeks massa tubuh, serta simulasi analisis kebutuhan energi berdasarkan usia dan aktivitas fisik. Diberikan sampel kue makanan yang dibuat dari bahan bahan yang sehat dan mencoba hasil pembuatan Es Krim. Dosen menjelaskan bagaimana makanan tersebut diolah untuk menyusun intervensi gizi yang tepat, baik pada konteks klinis maupun komunitas. Penjelasan juga mencakup isu aktual seperti pencegahan stunting dan pentingnya pola makan seimbang pada remaja.

Ketua Program Studi Gizi FIKES UPNVJ menegaskan bahwa kompetensi lulusan tidak hanya terbatas pada pelayanan klinis, tetapi juga riset dan advokasi kebijakan pangan.

“Kami mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan berbasis bukti ilmiah dalam menjawab tantangan gizi nasional. Harapannya, kunjungan ini dapat memotivasi siswa untuk melanjutkan studi di bidang kesehatan,” katanya.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi interaktif terkait mitos dan fakta gizi yang berkembang di masyarakat. Siswa juga memperoleh informasi mengenai jalur penerimaan mahasiswa baru dan kurikulum berbasis praktik yang diterapkan FIKES.

Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA, Comm, menilai keterbukaan kampus terhadap kunjungan edukatif sebagai bagian dari tanggung jawab institusi dalam membangun generasi sehat dan unggul. Menurutnya, sinergi antara sekolah dan perguruan tinggi perlu diperkuat untuk menciptakan kesinambungan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan bangsa.

“UPNVJ berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas yang relevan dengan isu kesehatan nasional dan global,” tegasnya.

Melalui kunjungan ini, FIKES UPNVJ menegaskan perannya sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu gizi yang berorientasi pada solusi. Program serupa akan terus dikembangkan guna memperluas jangkauan edukasi kesehatan kepada masyarakat dan institusi pendidikan menengah.

Chat with Us!