Share Good Things

FIKES UPNVJ, 5 Februari 2026 — Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) melanjutkan pelaksanaan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) pada hari ketiga, Kamis (5/2/2026), sebagai bagian dari evaluasi kompetensi klinik mahasiswa keperawatan. Ujian berlangsung di Laboratorium OSCE Center A dan OSCE Center B, terbagi dalam empat sesi dan melibatkan puluhan penguji dari berbagai bidang keilmuan. OSCE ini dirancang untuk memastikan lulusan UPNVJ memiliki kompetensi klinik yang objektif, terukur, dan sesuai standar pelayanan kesehatan.

Pelaksanaan OSCE hari ketiga dibagi ke dalam Sesi 9 dan 10 pada sesi pagi pukul 07.00–13.00 WIB, serta Sesi 11 dan 12 pada sesi siang pukul 11.30–17.00 WIB. Setiap sesi dilaksanakan secara paralel di dua laboratorium guna menjamin efektivitas pelaksanaan ujian dan konsistensi penilaian.

Di Laboratorium OSCE Center A, Sesi 9 diawasi oleh penguji, antara lain Ns. Indah Permatasari, M.Kep., Dr. Ns. Dayan Hisni, S.Kep., MNS_AIPNI, serta Dr. Ns. Arief Wahyudi Jadmiko, M.Kep., M.Pd.Ked.. Para penguji menilai kemampuan mahasiswa menggunakan instrumen baku OSCE yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan klinik, komunikasi, dan profesionalisme.

Sementara itu, Laboratorium OSCE Center B pada Sesi 10 melibatkan penguji seperti Dr. Herlina, M.Kep., Sp.Kep.An., Dr. Sirajudin Noor, S.Kp., M.Kes., dan Dr. Sudiharto, S.Kp., M.Kes., RN. Proses penilaian dilakukan secara sistematis dengan rubrik terstandar untuk menjaga keadilan dan akuntabilitas hasil ujian.

Memasuki sesi siang, Sesi 11 di Laboratorium OSCE Center A menghadirkan penguji lintas spesialisasi, di antaranya Ns. Susiana Jansen, M.Kep., Sp.Kep.An., Ns. Cut Sarida Pompey, S.Kep., M.N.S., dan Ns. Gamya Tri Utami, M.Kep.. Penilaian difokuskan pada kemampuan mahasiswa dalam menangani simulasi kasus klinik yang menyerupai kondisi nyata di layanan kesehatan.

Adapun Sesi 12 di Laboratorium OSCE Center B dipimpin oleh Dr. Herlina, M.Kep., Sp.Kep.An. bersama Dr. Sirajudin Noor, S.Kp., M.Kes., serta didukung penguji lain seperti Ns. Rycco Darmareja, S.Kep., M.Kep., Ns. Santi Herlina, M.Kep., Sp.Kep.MB., dan Dr. Evin Novianti, M.Kep., Sp.Kep.J.. Keterlibatan penguji dari berbagai latar belakang ini memperkuat validitas dan reliabilitas hasil OSCE.

Ketua Panitia OSCE UPNVJ Dhian Luluh Rohmawati, Ns.Sp.Kep.M.B. menyampaikan bahwa pelaksanaan OSCE hari ketiga berjalan sesuai standar dan prosedur yang telah ditetapkan. “Setiap peserta diuji menggunakan skenario yang sama, instrumen penilaian yang terukur, serta diawasi oleh penguji kompeten. Kami memastikan proses OSCE berlangsung objektif, transparan, dan adil bagi seluruh mahasiswa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa OSCE bukan sekadar ujian akhir, melainkan bagian dari sistem penjaminan mutu pendidikan. “Melalui OSCE, kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat dan profesional dalam praktik klinik,” kata Ketua Panitia.

Rektor UPNVJ Prof. Dr. Anter Venus, MA, Comm, menegaskan bahwa OSCE merupakan instrumen strategis dalam menjaga kualitas lulusan. “UPNVJ berkomitmen menghadirkan lulusan tenaga kesehatan yang kompeten, beretika, dan siap bersaing. OSCE menjadi bukti keseriusan kami dalam menjamin mutu pendidikan dan kepercayaan publik,” ujar Prof. Anter Venus.

Menurut Rektor, penguatan evaluasi berbasis kompetensi sejalan dengan kebijakan UPNVJ dalam meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat. “Kami terus mendorong penerapan standar evaluasi yang objektif dan terukur sebagai bagian dari tanggung jawab institusi kepada bangsa dan negara,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan OSCE yang melibatkan puluhan penguji dan fasilitas laboratorium terstandar, UPNVJ menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang konsisten menjaga kualitas akademik dan profesionalisme lulusan, khususnya di bidang keperawatan.

Chat with Us!