Share Good Things

Jakarta, 17 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FIKES UPNVJ) menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan keselamatan pasien dan mahasiswa, serta pencegahan kekerasan seksual dan perundungan (bullying) pada kegiatan praktik klinis, Praktik Belajar Lapangan (PBL), dan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FIKES UPNVJ untuk memastikan seluruh aktivitas pembelajaran berbasis praktik berjalan sesuai dengan prinsip keselamatan, etika profesional, dan lingkungan belajar yang sehat. Monev dilaksanakan secara kolaboratif antara fakultas, dosen pembimbing, mitra rumah sakit, dan institusi praktik di berbagai wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FIKES UPNVJ menyampaikan bahwa pelaksanaan praktik klinis tidak hanya menuntut kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga menegaskan tanggung jawab institusi dalam menjamin keselamatan dan perlindungan seluruh peserta kegiatan.

“Monitoring dan evaluasi ini bukan sekadar formalitas. Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa berpraktik di lingkungan yang aman, bebas dari kekerasan seksual, perundungan, dan tekanan psikis. Selain itu, keselamatan pasien dan klien juga menjadi prioritas utama dalam proses pembelajaran,” ujarnya.

Pelaksanaan monev tahun 2025 ini mencakup beberapa aspek utama, yaitu:

  1. Pemenuhan standar keselamatan pasien dan mahasiswa di lingkungan praktik.
  2. Kepatuhan terhadap kode etik profesi dan budaya keselamatan.
  3. Evaluasi sistem pelaporan dan tindak lanjut kasus kekerasan seksual serta perundungan.
  4. Kualitas pendampingan dosen pembimbing dan preseptor di lahan praktik.
  5. Efektivitas koordinasi antara fakultas dan institusi mitra.

Kegiatan monev juga diisi dengan sesi focus group discussion (FGD) bersama mahasiswa dan preseptor lapangan untuk mendengar langsung pengalaman, kendala, dan rekomendasi dari pelaksanaan praktik klinis. Beberapa temuan penting akan menjadi dasar perbaikan kebijakan internal fakultas, termasuk penyusunan pedoman Zero Tolerance Policy terhadap kekerasan dan perundungan.

“Kami ingin menjadikan FIKES UPNVJ sebagai model institusi kesehatan yang berintegritas, berkeadilan, dan berorientasi pada keselamatan manusia—baik pasien maupun mahasiswa. Monev ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan institusional kami,” tegas Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UPNVJ.

Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat sinergi dengan mitra rumah sakit seperti RSPAD Gatot Soebroto, RSPON, RSUD Cengkareng, RS dr. Suyoto, serta jejaring mitra industri olahraga dan kesehatan lainnya, guna memastikan penerapan budaya keselamatan yang konsisten di seluruh lini praktik.

Melalui kegiatan ini, FIKES UPNVJ menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam sistem pembelajaran berbasis praktik. Evaluasi hasil monev tahun ini akan dituangkan dalam rencana tindak lanjut fakultas untuk peningkatan mutu, pembentukan early warning system terhadap risiko kekerasan dan insiden keselamatan, serta penguatan kapasitas dosen dan preseptor dalam pendampingan etis dan profesional.

Chat with Us!