• Pilih Bahasa :
  • indonesian
  • english

Project Mitigasi Kesehatan Matra "Penyuluhan Kesehatan Mengenai Demam Berdarah Dengue (DBD)"

  • Terakhir diperbaharui : Selasa, 14 Mei 2024
  • Penulis : Devi Puspita Sari, S.Komp
  • Hits : 111

FIKES UPNVJ - Pada hari Selasa, 23 April 2024 telah dilakukan kegiatan Penyuluhan kesehatan mengenai Demam Berdarah Dengue (DBD) dalam rangka mitigasi bencana yang berlokasi di rumah salah satu warga RT 02/RW 04 Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok oleh mahasiswa Program Studi Profesi Ners UPN Veteran Jakarta. Penyuluhan kesehatan ini merupakan suatu rangkaian kegiatan mitigasi bencana pada mata kuliah kesehatan matra. Kegiatan ini dilakukan setelah mahasiswa mengumpulkan data mengenai permasalahan yang sering terjadi di wilayah RW 04, Kelurahan Limo.

WhatsApp_Image_2024-05-14_at_09.21.04.jpeg

Tujuan dari kegiatan mitigasi bencana ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi yang serba berubah atau disebut dengan kondisi matra. Kesehatan Matra sendiri merupakan upaya kesehatan dalam bentuk khusus yang diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan fisik dan mental guna menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang serba berubah secara bermakna, baik di lingkungan darat, laut, maupun udara. Kesehatan matra ini diimplementasikan untuk mengurangi  risiko masalah kesehatan dan terpeliharanya kesehatan yang baik pada masyarakat dalam menghadapi kondisi matra.

WhatsApp_Image_2024-05-14_at_09.21.12.jpeg

Mitigasi bencana DBD adalah hal yang penting dilakukan agar masyarakat mengetahui persiapan mencegah DBD dan hal apa yang dapat dilakukan pada saat terjadi musim wabah DBD sehingga pemulihan bisa terjadi lebih cepat. Kurangnya pengetahuan bahaya DBD merupakan salah satu faktor timbulnya banyak korban yang terkena bencana ini. Akibat dari rendahya pengetahuan inilah yang mendasari pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan. Peningkatan pengetahuan di lakukan dengan metode sosialisasi kepada masyarakat

Pada saat kegiatan, kelompok mengadakan pretest untuk mengukur tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan pada warga. Terkait persiapan yang dapat warga lakukan untuk menghadapi bencana, kelompok memberikan edukasi kepada warga terkait bagaimana pembuatan ovitrap, dan hal apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi penyebaran wabah DBD, cara melakukan pertolongan pertama dan obat obatan serta alat yang bisa warga siapkan dirumah untuk melakukan pertolongan pertama sebelum dibawa ke pelayanan kesehatan. Upaya dalam memantapkan konsep mitigasi bencana harus dilakukan oleh semua pihak agar semua risiko dapat diminimalkan atau bahkan dihilangkan.

Acara pertama diawali dengan pembukaan oleh MC dan moderator yaitu Tasya Putri Herisyhalina dan dilanjutkan dengan sambutan Bu RT dan Bu Kader. Setelah acara sambutan dan doa bersama, dilaksanakan acara inti dari mitigasi yaitu pemaparan materi mengenai bencana wabah DBD oleh pemateri yaitu Clarissa Carera dan Anis Partiwi yang dipandu oleh moderator, sembari memberikan leaflet DBD agar warga lebih mudah memahami materi yang diberikan. Acara dilanjutkan dengan demonstrasi cara pembuatan ovitrap atau alat perangkap nyamuk untuk memberantas nyamuk dan memutus siklus perkembangan nyamuk Aedes Aegypti, yang di demonstrasikan oleh Bayu Sri Ramadhan.

Setelah pemaparan materi, dibuka sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta yang hadir aktif bertanya dan berdiskusi mengenai cara pencegahan dan penanganan dari penyakit DBD. Peserta juga saling berbagi pengalaman terkait penyakit DBD yang pernah dialaminya belum lama ini. Setelah sesi diskusi dan tanya jawab, peserta diberikan kembali kuesioner post test  untuk mengetahui apakah peserta sudah memahami materi yang telah disampaikan. Dilanjut dengan pemberian souvenir, dan diakhiri dengan foto bersama yang dipandu oleh Aulia Azzahra.

Link Video Hasil Mitigasi :

  • Instagram
  • Tiktok              : https://vt.tiktok.com/ZSFw2hnsh/
  • Youtube           : https://youtu.be/1wTr6SmcQYI?si=4TtL0RmF4Ne4G7Bs
Informasi