• Pilih Bahasa :
  • indonesian
  • english

KESMAS MENGAJAR (KEJAR) 2024 “LINDUNG: Lestarikan Indahnya Negeri, Dengan Usaha Nyata, Gemilang!”

  • Terakhir diperbaharui : Senin, 13 Mei 2024
  • Penulis : Devi Puspita Sari, S.Komp
  • Hits : 129

FIKES UPNVJ - Telah dilaksanakana kegiatan Kesmas Mengajar (KEJAR) 2024 yang dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan. Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 April 2024 dan pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Minggu, 12 Mei 2024 secara offline di Yayasan Swara Peduli Indonesia Jakarta, Jl. Pemancingan Bahri Klender, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur . Tema dari Kesmas Mengajar (KEJAR) 2024 ini adalah “LINDUNG: Lestarikan Indahnya Negeri, Dengan Usaha Nyata, Gemilang!”. Tujuan dari kegiatan ini untuk menjadi wadah kepada mahasiswa untuk turun langsung menemui masyarakat sebagai bentuk implementasi dari pengabdian kepada masyarakat yang ada di tugas Kesehatan Masyarakat. Adapun sasaran yang mengikuti kegiatan Kesmas Mengajr (KEJAR) 2024 ini adalah anak-anak degan rentang usia 9-12 tahun yang tinggal di daerah Klender, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, dengan jumlah 25 peserta.

WhatsApp_Image_2024-05-13_at_15.25.36.jpeg

Pada pertemuan pertama, kegiatan Kesmas Mengajar (KEJAR) 2024 dipandu oleh Alvamuna Khairani Sudarmaji dan Rismauli Romaito Sinaga yang merupakan mahasiswa aktif Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana UPN “Veteran” Jakarta selaku MC. Dipertemuan kedua dipandu oleh Rismauli Romaito Sinaga dan Haura Shabirah yang merupakan mahasiswa aktif Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana UPN “Veteran” Jakarta selaku MC.

WhatsApp_Image_2024-05-13_at_15.25.52.jpeg

Materi yang diberikan pada pertemuan pertama adalah terkait dengan Kesehatan Lingkungan dan dilanjut dengan pemaparan Interactive Media Learning. Pada pertemuan pertama setiap kelompok diberikan tugas untuk membuat video yang nantinya akan ditampilkan pada pertemuan kedua. Dipertemuan kedua, dilakukannya praktik menanam pohon, jenis tanaman yang ditanam yaitu tanaman sirih gading karena perawatannya yang cukup mudah dan tanaman tersebut bisa hidup dengan teknik hidroponik serta dapat diletakkan di botol bekas sebagai media tanam. Rangkaian terakhir dipertemuan kedua yaitu pemilihan kelompok terbaik sekaligus penyerahan cenderamata kepada pihak Yayasan Swara Peduli Indonesia. (ANA)

WhatsApp_Image_2024-05-13_at_15.26.08.jpeg

Informasi