• Pilih Bahasa :
  • indonesian
  • english

Kelas B Kel C : Project Turun Lapangan : Perawatan Luka Pada Pasien Diabetic Foot Ulcer (DFU)

  • Terakhir diperbaharui : Rabu, 18 Oktober 2023
  • Penulis : Devi Puspita Sari, S.Komp
  • Hits : 661

FIKES UPNVJ - Project turun lapangan ini merupakan tugas akhir mata kuliah elektif perawatan luka yang bertujuan supaya mahasiswa/i dapat melakukan perawatan luka secara langsung terhadap pasien dengan mempraktekkan semua pemahaman yang telah dipelajarinya dalam mengikuti mata kuliah elektif Perawatan Luka. Project ini dilakukan selama 4 kali perawatan terhadap seorang pasien tanpa memungut biaya sepeserpun. Berikut adalah rangkaian kegiatan project perawatan luka yang telah kami laksanakan.

WhatsApp_Image_2023-10-18_at_11.41.10.jpeg

KUNJUNGAN PERTAMA (Selasa, 26 September 2023 Pukul 15.30 – 17.00)

Pada hari Selasa, 26 September 2023, Kami mahasiswa semester 5 S1 Keperawatan melaksanakan kunjungan pertama terhadap pasien di Jl. Warakas V Gang 14 No 80 C RT 10/ RW 13, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok pada pukul 15.30 – 17.00 WIB. Pada kunjungan pertama kami melakukan BHSP yang dilanjutkan dengan informed consent serta pengkajian terhadap luka pasien dengan menggali data subjektif maupun data objektif untuk menentukan intervensi yang tepat bagi pasien. Sebab pasien memiliki riwayat diabetes melitus, maka sebelum perawatan luka dimulai kami mengukur kadar gula darah sewaktu pasien terlebih dahulu dan didapatkan hasil 591 mg/dl. Dari hasil tersebut dinyatakan bahwa gula darah pasien sangat tinggi.

Kemudian kami melakukan perawatan luka kepada pasien. Perawatan menggunakan prinsip perawatan luka 3M yakni mencuci luka, membuang jaringan nekrotik dan memilih balutan yang tepat. Luka pasien dicuci hingga bersih kemudian dilakukan pembuangan jaringan nekrotik dan luka ditutup dengan menggunakan advanced dressing. Sebab luka tampak kering dan terdapat goa, maka kami memilih untuk menggunakan Metcovazin Reguler untuk mempersiapkan jaringan luka serta menggunakan hydrogel untuk bagian luka yang kering.

WhatsApp_Image_2023-10-18_at_11.44.44.jpeg

KUNJUNGAN KEDUA (Jumat, 29 September 2023 Pukul 11.00 - 13.30)

Pada hari Jumat, 29 September 2023, kami mahasiswa semester 5 S1 Keperawatan melanjutkan kunjungan kedua terhadap pasien di Jl. Warakas V Gang 14 No 80 C. RT 10/ RW 13, Kelurahan Warakas. Kecamatan Tanjung Priok pada pukul 11.00 - 13.30 WIB. Sebelum melakukan perawatan luka kunjungan kedua dimulai, kami mengukur kadar gula darah sewaktu pasien terlebih dahulu karena pasien memiliki diabetes melitus. Hasil GDS pada kunjungan kedua menunjukkan angka yang lebih rendah dibandingkan dengan hasil GDS pada kunjungan pertama. Namun, hasil GDS ini masih terbilang tinggi, sehingga kami mengedukasi pasien kembali agar menjaga pola makan dan rutin mengkonsumsi obat diabetes sesuai anjuran dokter.

Kemudian kami melakukan perawatan luka kepada pasien. Pada kunjungan kedua sudah mulai terlihat jaringan granulasi pada luka pasien. Perawatan menggunakan prinsip perawatan luka 3M yakni mencuci luka, membuang jaringan nekrotik, dan memilih balutan yang tepat. Luka pasien dicuci hingga bersih kemudian dilakukan pembuangan jaringan nekrotik. Lalu dilanjutkan dengan pengkajian kunjungan kedua terhadap luka pasien dengan menggali data subjektif maupun data objektif untuk menentukan intervensi yang tepat bagi pasien. Luka ditutup dengan menggunakan advanced dressing. Sebab luka tampak kering dan terdapat goa maka kami memilih untuk menggunakan Metcovazin Reguler untuk mempersiapkan jaringan luka serta menggunakan hydrogel untuk bagian luka yang kering.

WhatsApp_Image_2023-10-18_at_11.45.59.jpeg

KUNJUNGAN KETIGA​ (Selasa, 3 Oktober 2023 Pukul 11.00 - 13.30)

Pada hari Selasa, 3 Oktober 2023, Kami mahasiswa semester 5 S1 Keperawatan melanjutkan kunjungan ketiga terhadap pasien di Jl. Warakas V Gang 14 No 80 C RT 10/RW 13, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok pada pukul 11.00 - 13.30 WIB. Pada kunjungan ketiga kami melakukan pengecekkan gula darah terlebih dahulu sebelum melakukan perawatan luka dan didapatkan hasil, yaitu 398 mg/dl. Hasil tersebut menurun jika dilihat dari hasil GDS pada kunjungan pertama dan kedua.

Kemudian kami melakukan perawatan luka kepada pasien. Pada pengkajian luka di kunjungan ketiga sudah tampak jaringan granulasi dan epitelisasi. Terdapat darah yang mengering pada pinggir luka. Lalu dilanjutkan perawatan menggunakan prinsip perawatan luka 3M yakni mencuci luka, membuang jaringan nekrotik, dan memilih balutan yang tepat. Luka pasien dicuci hingga bersih kemudian dilakukan pembuangan jaringan nekrotik dan luka ditutup dengan menggunakan advanced dressing. sebab luka tampak kering dan terdapat goa maka kami memilih untuk menggunakan Metcovazin Reguler untuk mempersiapkan jaringan luka serta menggunakan hydrogel untuk bagian luka yang kering.

KUNJUNGAN KEEMPAT​ (Kamis, 5 Oktober 2023 Pukul 11.00 - 13.30)

Pada hari Kamis, 5 Oktober 2023, kami mahasiswa semester 5 S1 Keperawatan melanjutkan kunjungan keempat yang merupakan hari terakhir kami merawat luka terhadap pasien di Jl. Warakas V Gang 14 No 80 C RT 10/RW 13, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok pada pukul 11.00 - 13.30 WIB. Pada kunjungan keempat, kami melakukan pengecekkan gula darah terlebih dahulu sebelum melakukan perawatan luka dan didapatkan hasil yaitu 462 mg/dl, dilanjutkan dengan pengkajian terhadap luka pasien dengan menggali data subjektif maupun data objektif setelah dilakukan 3 kali pertemuan. 

Kemudian kami melakukan perawatan luka kepada pasien. Pada pengkajian luka kunjungan keempat hampir 50% jaringan granulasi dan dan 25% epitelisasi. Callus  pada permukaan pinggir luka sudah mulai berkurang. Lalu dilanjutkan perawatan menggunakan prinsip perawatan luka 3M yakni mencuci luka, membuang jaringan nekrotik, dan memilih balutan yang tepat. Luka pasien dicuci hingga bersih kemudian dilakukan pembuangan jaringan nekrotik dan luka ditutup dengan menggunakan advanced dressing. Sebab luka tampak kering dan terdapat goa maka kami memilih untuk menggunakan Metcovazin Reguler untuk mempersiapkan jaringan luka serta menggunakan hydrogel untuk bagian luka yang kering.

Informasi