• Pilih Bahasa :
  • indonesian
  • english

HIMFIS : Talking about Physiotherapists Issues “Continuing Personal and Professional Development of Physiotherapists”

  • Terakhir diperbaharui : Selasa, 05 Juli 2022
  • Penulis : Devi Puspita Sari, S.Komp
  • Hits : 62

FIKES UPNVJ – Telah terselenggara kegiatan rangkaian acara Talking about Physiotherapists Issues yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Fisioterapi Program Diploma Tiga Fakultas Ilmu Kesehatan UPN Veteran Jakarta pada hari Sabtu, 2 Juli 2022 yang dilaksanakan via online melalui Zoom Meeting dengan tema Continuing Personal and Professional Development of Physiotherapists”. Kegiatan Talking about Physiotherapists Issues merupakan salah satu program kerja yang diadakan oleh Departemen Kajian Strategi dan Advokasi Mahasiswa (KASTRAD) yang bertujuan untuk mendukung peningkatan akreditasi Program Studi Fisioterapi Program Diploma Tiga. Kegiatan ini memberikan wadah dalam bentuk kelas khusus mengenai beberapa informasi bagaimana cara mendapatkan beasiswa di dalam negeri dan maupun luar negeri, tentunya acara ini juga menghadirkan pembicara-pembicara yang berpengalaman dalam bidangnya masing-masing.

WhatsApp_Image_2022-07-05_at_08.58.23.jpeg

Kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 15.40 WIB. Kegiatan acara ini telah dihadiri oleh kurang lebih dari 100 partisipan yang berasal dari berbagai instansi khususnya dalam bidang fisioterapi dengan menghadirkan narasumber - narasumber yang luar biasa serta memiliki pengalaman yang baik dalam bidangnya, yaitu Bapak Totok Budi Santoso, S.Fis., Ftr., M.P.H, Ibu Farahdina Bachtiar,S.Ft. Physio, M.Sc, AIFO, dan Ibu Puspa Sakti Pertiwi, S.Ft.

WhatsApp_Image_2022-07-05_at_08.56.38.jpeg

Kegiatan ini dipandu oleh Bunga Anisa selaku Pembawa Acara yang merupakan Mahasiswa Aktif  Fisioterapi Program Diploma Tiga Fakultas Ilmu Kesehatan UPN Veteran Jakarta angkatan 2020. Kemudian kegiatan ini diawali dengan pembukaan dan pembacaan tata tertib oleh Pembawa Acara, laporan Ketua Pelaksana Talking about Physiotherapists Issues, sambutan Ketua Himpunan Mahasiswa Fisioterapi Program Diploma Tiga, sambutan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UPN Veteran Jakarta yang diwakilkan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, dilanjutkan dengan foto bersama oleh seluruh panitia dan peserta, serta dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber beserta sesi tanya jawab.

WhatsApp_Image_2022-07-05_at_08.57.35_(1).jpeg

Pada pemaparan materi sesi 1 dimoderatori oleh Ibu Condrowati, S.Fis, M.Sc, AIFO. Pemaparan materi disampaikan oleh Bapak Totok Budi Santoso, S.Fis., Ftr., M.P.H yang membahas mengenai "Pengembangan Pendidikan Profesi Fisioterapi Indonesia”. Beliau menyampaikan bahwa terdapat beberapa alur pengembangan pendidikan fisioterapis Indonesia saat ini, yaitu jalur akademik dan jalur profesional. Setiap anggota profesi secara etik memiliki kewajiban mengikuti perkembangan IPTEK pada profesi yang digeluti. Kode etik fisioterapi harus memelihara dan meningkatkan skill, serta pada PMK Nomor 46 Tahun 2013 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan dan PMK Nomor 80 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Fisioterapi Wajib Memiliki STR. Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan ishoma.

WhatsApp_Image_2022-07-05_at_08.57.48_(1).jpeg

Setelah Ishoma, acara dilanjutkan pemaparan materi sesi 2 yang juga dimoderatori oleh Ibu Condrowati, S.Fis, M.Sc, AIFO. Pemaparan materi disampaikan oleh Ibu Farahdina Bachtiar, S.Ft. Physio, M.Sc, AIFO yang membahas mengenai Beasiswa di Luar Negeri. Beliau menyampaikan mengenai tujuan pendidikan fisioterapis yaitu untuk memfasilitasi pengembangan intelektual, profesional, dan pribadi yang berkelanjutan dari mahasiswa dan terapis fisik yang berkualitas. Pembelajaran berkelanjutan diperlukan untuk kompetensi lanjutan dalam lingkungan kesehatan dan perawatan sosial yang berubah.

Beasiswa sendiri adalah dukungan finansial yang diberikan kepada seorang mahasiswa berdasarkan prestasi akademik atau kriteria lainnya. Dukungan finansial beasiswa dapat terdiri dari cakupan biaya yang terdiri dari beasiswa penuh dan beasiswa parsial. Beasiswa penuh terdiri dari SPP atau uang semester, akomodasi, dan biaya hidup, sedangkan beasiswa parsial yaitu beasiswa yang hanya menanggung sebagian dari total biaya yang dibutuhkan selama studi. Sumber biaya beasiswa dapat berasal dari beasiswa pemerintah, pihak swasta, negara maju, dan organisasi atau komunitas dari perguruan tinggi. Skill atau keahlian yang dibutuhkan untuk mendapatkan beasiswa yaitu:

  • Keunggulan akademik,
  • Kepemimpinan,  dan
  • Kemandirian.

Adapun beberapa kegiatan yang dibutuhkan untuk mendapatkan beasiswa yaitu dengan cara menghabiskan waktu untuk menjadi sukarelawan, kreativitas, dan memiliki kemampuan berbahasa Inggris. Tips untuk mendapatkan beasiswa dapat ditemukan dari internet, seminar, maupun education fair. Adapun persiapan terkait dana pendidikan (biaya masuk, biaya kuliah, dan tunjangan buku) dan juga dana non-pendidikan (transportasi, asuransi kesehatan dasar untuk pelajar, dan tunjangan hidup) setelah dinyatakan menjadi penerima beasiswa. Setelah penyampaian materi sesi 2, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan pemaparan materi sesi 3.

WhatsApp_Image_2022-07-05_at_08.58.03.jpeg

Pada pemaparan materi sesi 3 juga dimoderatori oleh Ibu Condrowati, S.Fis, M.Sc, AIFO. Pemaparan materi disampaikan oleh Ibu Puspa Sakti Pertiwi, S.Ft yang membahas mengenai "Tips for Getting Educational Scholarship in Indonesia”. Beliau menyampaikan bahwa motivasi beliau untuk mendapatkan beasiswanya saat ini ialah ilmu adalah investasi untuk masa depan dan ilmu adalah lebih baik dari harta. Selain itu, perlunya mengubah pola pikir dari yang buruk menjadi baik, dari yang takut menjadi berani, serta dari yang ragu menjadi yakin.

WhatsApp_Image_2022-07-05_at_09.00.52.jpeg

Setelah pemaparan materi dan sesi tanya jawab oleh pembicara ketiga yang juga menjadi pembicara terakhir pada kegiatan ini, acara dilanjutkan dengan pembacaan pemenang doorprize, serta diakhiri dengan penutupan oleh Pembawa Acara.

Manfaat dari Kegiatan Talking about Physiotherapists Issues ialah untuk mendapatkan pembekalan materi mengenai berbagai pengetahuan tentang fisioterapi dan juga bagaimana cara mendapatkan beasiswa dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, peserta Webinar juga mendapatkan Sertifikat ber-SKP, pengalaman, serta menambah relasi dari berbagai jurusan maupun universitas. Akhir dari kegiatan Talking about Physiotherapists Issues ini akan dipublikasikan di sosial media Himpunan Mahasiswa Fisioterapi Program Diploma Tiga Fakultas Ilmu Kesehatan UPN Veteran Jakarta. (KS)

Informasi