• Pilih Bahasa :
  • indonesian
  • english

Webinar Kebudayaan Betawi “Ondel-ondel Betawi, Warisan Budaya yang Kini Terlantar di Jalan”

  • Terakhir diperbaharui : Senin, 02 November 2020
  • Penulis : Devi Puspita Sari, S.Komp
  • Hits : 837

FIKES UPNVJ – Pada Sabtu, 24 Oktober 2020 telah dilaksanakan Webinar Kebudayaan Betawi dengan tema “Ondel-ondel Betawi, Warisan Budaya yang Kini Terlantar di Jalan” yang diselenggarakan oleh BEM FIKES UPN Veteran Jakarta dan termasuk salah satu rangkaian acara FOHS Project. Webinar ini bertujuan untuk memberikan informasi dan membuka wawasan peserta mengenai ondel-ondel betawi, eksistensi serta pro dan kontranya sebagai media mencari uang pada zaman sekarang. Kegiatan berlangsung pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB melalui Zoom Meeting. Narasumber merupakan Ketua Bidang Litbang Lembaga Kebudayaan Betawi yaitu Bapak Yahya Andi Saputra dan None Jakarta Selatan 2019 yaitu Talitha Ambarsary

Kebudayaan.jpg

Webinar Kebudayaan Betawi dihadiri oleh mahasiswa dari dalam kampus maupun luar kampus UPN Veteran Jakrta serta masyarakat umum. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC lalu dilanjutkan dengan diskusi bersama narasumber yang dipandu oleh moderator dan diakhiri dengan sesi tanya jawab.

Kebudayaan1.jpg

Menghadirkan narasumber yang berasal dari latar belakang lembaga kebudayaan serta None Jakarta Selatan dapat menyuguhkan materi dan diskusi yang sangat berbobot serta menarik untuk diperhatikan. Pada akhir sesi, ditarik simpulan bahwa Ondel-ondel sebagai kebudayaan betawi sudah seharusnya untuk terus dileestarikan dengan cara sebaik mungkin. Adalah hal yang salah jika tujuan pelestarian diselubungi dengan maksud pribadi seperti mengamen. Sebagai anak muda, mahasiswa juga memiliki peran yang sangat penting dalam melestarikan ondel-ondel melalui sosialisasi menggunakan sosial media maupun dengan mengadakan seminar seperti Webinar Kebudayaan Betawi ini.

Kebudayaan3.jpg

Melihat manfaat dari kegiatan ini yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan peserta mengenai kebudayaan Betawi terkhusus Ondel-ondel diharapkan peserta dapat lebih menghargai Ondel-ondel sebagai warisan budaya serta tergerak hatinya untuk bersama-sama melestarikan kebudayaan betawi.

Informasi