• Pilih Bahasa :
  • indonesian
  • english

Pentingkah Asupan Yodium untuk Ibu Hamil

  • Terakhir diperbaharui : Senin, 13 November 2017
  • Penulis : Devi Puspita Sari, S.Komp
  • Hits : 25

 

Seberapa Pentingkah Asupan Yodium untuk Ibu Hamil?

mm

garam.jpg

By 

Menjaga asupan gizi lewat pola makan tentu menjadi perhatian Bunda selama mengandung. Kekurangan atau kelebihan zat gizi tertentu dapat menjadi masalah bagi kesehatan, sehingga harus selalu diperhatikan. Dari berbagai nutrisi yang sering menjadi sumber perdebatan, yodium adalah salahsatunya.

Pada wanita yang sedang mengandung, kekurangan atau kelebihan yodium dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Jadi, apakah asupan yodium tambahan penting selama masa kehamilan? Bagaimana menentukan apakah Bunda membutuhkan yodium ekstra atau tidak?

Dampak Kelebihan dan Kekurangan Yodium

Sebuah penelitian di Australia mengungkap bahwa ibu hamil kerap mengalami kekurangan yodium selama dan sesudah persalinan. Bahkan, jika kondisi ini tidak diatasi, sang ibu kerap mengalami kekurangan yodium selama enambulan setelah bersalin. Padahal, Bunda membutuhkan minimal 200 mikrogram yodium sepanjang hari selama hamil, untuk menjaga kesehatan Bunda dan bayi.

Asupan yodium sangat penting untuk perkembangan syaraf janin, terutama saat trimester awal di mana jaringan otak dan syaraf sedang terbentuk. Jika kekurangan yodium, perkembangan syaraf janin akan terganggu. Kekurangan zat ini juga dapat menyebabkan gondok, baik pada masa bayi maupun ketika sudah dewasa.

Akan tetapi, jika kelebihan yodium, janin justru berpeluang lahir dengam membawa kelainan yang disebut hipotiroidisme. Bayi yang lahir dengan kondisi ini kerap menunjukkan ciri fisik seperti lidah besar dan wajah membengkak, serta mengalami pertumbuhan dan pubertas yang relatif lambat.

Tips Mengatur Asupan Yodium

Jika Bunda tidak tahu apakah Bunda termasuk kelebihan atau kekurangan asupan yodium, Bunda bisa melakukan tes urin di rumah sakit. Setelah mengetahui hasilnya, diskusikan dengan dokter untuk mengatur polamakan. Jika Bunda kekurangan yodium, segera penuhi dengan makan makanan bergizi yang mengandung cukup yodium seperti susu, yogurt, ikan laut, telur, rumput laut, dan paduan sayur serta buah-buahan yang berwarna-warni.

Dokter mungkin akan menyarankan Bunda untuk minum suplemen, tetapi ini hanya jika diperlukan. Pastikan untuk selalu berkomunikasi dengan dokter kandungansoal pola makan harian.

Informasi

Newsletter

Daftar sekarang untuk menerima berita terkini, lowongan kerja, dan informasi lainnya.

Follow Us On

f